Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker Permudah Akses Bursa Kerja, Pengajuan Job Fair Kini Serba Digital Lewat SIAPkerja

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:01 WIB Last Updated 2026-06-09T16:01:57Z
Klik
Dirjen Biapenta dan PKK Kemnaker Estiarty Haryani



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat transformasi digital layanan ketenagakerjaan melalui pengembangan fitur penyelenggaraan job fair pada platform SIAPkerja. Inovasi ini mempermudah proses pengajuan hingga penerbitan persetujuan kegiatan bursa kerja secara cepat, praktis, dan terintegrasi dalam satu sistem digital.

Melalui laman jobfair.kemnaker.go.id, penyelenggara kini dapat mengakses seluruh tahapan layanan secara daring, mulai dari pengajuan permohonan, verifikasi dokumen, hingga penerbitan surat rekomendasi atau persetujuan pelaksanaan job fair.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Estiarty Haryani, mengatakan digitalisasi layanan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemnaker menghadirkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan efisien.

“Pengembangan ini membuat proses pengajuan job fair menjadi lebih terintegrasi, cepat, dan transparan,” ujar Estiarty dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital di bidang ketenagakerjaan menjadi langkah penting untuk mempercepat pelayanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja di berbagai daerah.

Melalui sistem yang terintegrasi, proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dipantau secara real time sehingga lebih efektif dan memudahkan koordinasi antara penyelenggara dengan pemerintah daerah.

Estiarty menjelaskan, layanan ini dapat dimanfaatkan baik oleh instansi pemerintah maupun penyelenggara swasta yang akan melaksanakan job fair.

Kemnaker juga mengimbau agar setiap penyelenggara mengajukan permohonan melalui dinas yang membidangi ketenagakerjaan di kabupaten/kota masing-masing melalui platform SIAPkerja pada fitur job fair.

Selain itu, penyelenggara didorong untuk mengoptimalkan penggunaan platform digital tersebut dalam pelaksanaan job fair, baik secara daring maupun hibrida, agar jangkauan pencari kerja semakin luas dan inklusif.

Kemnaker menilai penguatan layanan digital ini bukan sekadar penyederhanaan administrasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Dengan sistem yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses, diharapkan penyelenggaraan job fair di berbagai daerah dapat berlangsung lebih efektif serta mampu mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha secara lebih cepat dan tepat sasaran.

“ Mari manfaatkan layanan job fair untuk mendukung penyelenggaraan bursa kerja yang lebih efektif, transparan, dan modern,” ajak Estiarty.

Melalui transformasi digital SIAPkerja, Kemnaker berharap layanan ketenagakerjaan semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menjadi solusi nyata dalam memperluas kesempatan kerja di Indonesia. (*/red).

×
Berita Terbaru Update