Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hadapi Ancaman El Nino, Redkar Kota Bandung Diperkuat Jadi Garda Terdepan Keselamatan Warga

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:28 WIB Last Updated 2026-06-09T16:28:14Z
Klik
Pemkot Bandung perkuat peran Relawan Pemadam Kebakaran 2026 dalam menghadapi ancaman kebakaran



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,---  Pemerintah Kota Bandung memperkuat peran Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) sebagai garda terdepan dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman kebakaran dan kondisi darurat lainnya, terutama saat musim kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino.

Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Pemadam Kebakaran Tahun 2026 yang dibuka langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Pussenkav TNI AD, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026).

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa keberadaan Redkar bukan sekadar membantu proses pemadaman kebakaran, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun budaya pencegahan dan edukasi kebencanaan di tengah masyarakat.

“Redkar tidak hanya membantu pemadam kebakaran dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan, tetapi juga menjadi ujung tombak edukasi masyarakat tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujar Farhan.

Kegiatan yang digelar dengan dukungan Pussenkav TNI AD tersebut menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, DPRD, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan warga Kota Bandung.

Farhan mengapresiasi keterlibatan Pussenkav TNI AD yang telah mendukung penuh penyelenggaraan pelatihan, sekaligus menyebut sinergi tersebut sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam menghadapi persoalan kemanusiaan.

Menurutnya, Kota Bandung saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, khususnya memasuki musim kemarau yang diprediksi lebih panjang dan ekstrem akibat dampak El Nino.

Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 2,6 juta jiwa serta tingginya mobilitas wisatawan dan pendatang, risiko kebakaran di kawasan padat penduduk menjadi ancaman serius yang harus diantisipasi bersama.

“Satu percikan api saja bisa merambat dengan mudah ke mana-mana. Karena itu kita harus siap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk ketika sumber air sulit ditemukan saat kebakaran terjadi,” katanya.

Farhan mengaku, pengalaman menyaksikan langsung berbagai tragedi kebakaran selama menjadi anggota DPR RI hingga menjabat Wali Kota Bandung meninggalkan kesan mendalam baginya. Tidak sedikit peristiwa kebakaran yang menimbulkan korban jiwa dan menyisakan duka panjang bagi keluarga korban.

Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar)


Karena itu, ia menilai upaya pencegahan dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

“Saya menitipkan pesan kepada para relawan. Cegah rasa sedih itu. Hentikan semua risiko yang dapat membuat kita kehilangan saudara-saudara kita,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat pengabdian menjadi kekuatan utama seorang relawan. Setiap langkah kecil yang dilakukan anggota Redkar, menurutnya, memiliki dampak besar bagi keselamatan masyarakat dan menjadi bentuk pengabdian kemanusiaan yang bernilai jangka panjang.

Farhan berharap seluruh peserta Bimtek mengikuti setiap materi dengan disiplin, serius, dan penuh komitmen agar kemampuan yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal di lingkungan masing-masing.

“ Mari bersama-sama mengikuti seluruh materi agar kita mampu memaksimalkan kemampuan dalam menjaga keselamatan Kota Bandung,” tuturnya.

Melalui penguatan kapasitas Redkar, Pemkot Bandung berharap tercipta masyarakat yang lebih tangguh, sigap, dan siap menghadapi ancaman kebakaran maupun bencana lainnya di masa mendatang. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update