Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketersediaan Air Baku Jadi Tantangan, Pemkot Bandung Kejar Layanan PDAM Capai 40 Persen

Senin, 29 Juni 2026 | 21:08 WIB Last Updated 2026-06-29T14:08:55Z
Klik
Keterbatasan Air baku untuk warga Bandung. Pemkot Bandung siap berinvestasi jaringan pipa dari Waduk Saguling dan Cirata


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Ketersediaan air baku masih menjadi tantangan utama dalam upaya Pemerintah Kota Bandung memperluas layanan air bersih bagi masyarakat. Di tengah keterbatasan sumber air, Pemkot menargetkan cakupan layanan air perpipaan meningkat dari 38 persen menjadi 40 persen.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pemerintah tengah mendorong investasi pembangunan jaringan pipa air baku dari Waduk Saguling dan Cirata yang diproyeksikan mampu memasok hingga 3.500 liter air per detik ke Kota Bandung. Namun, realisasi proyek tersebut masih menunggu persetujuan dari Indonesia Power dan pembahasan teknis terkait pasokan air saat musim kemarau.

 "Ketersediaan air saat musim kemarau menjadi tantangan yang masih kami bahas agar pasokan tetap terjamin," ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Senin (29/6/2026).

Selain mencari sumber air baru, Pemkot Bandung juga mengembangkan inovasi pengolahan air Sungai Cikapundung melalui proses filterisasi. Air hasil pengolahan itu nantinya dimanfaatkan untuk kebutuhan non-konsumsi, seperti mandi dan keperluan kebersihan.

Di saat yang sama, upaya meningkatkan efisiensi jaringan terus dilakukan. Tingkat kehilangan air yang sebelumnya mencapai 40 persen kini berhasil ditekan menjadi 37 persen melalui perbaikan infrastruktur dan kolaborasi dengan sejumlah mitra, termasuk Pemerintah Jepang.

Farhan menegaskan, peningkatan layanan dilakukan secara bertahap karena Kota Bandung tidak lagi memiliki sumber air baku yang mencukupi dan masih bergantung pada pasokan dari wilayah lain. Karena itu, menjaga ketersediaan air dan mengurangi kebocoran menjadi langkah penting untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update