Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menjelang Penutupan MagangHub, Kemnaker Pastikan Peserta Raih Manfaat Maksimal

Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB Last Updated 2026-06-16T12:54:09Z
Klik

Sertifikat, Uang Saku, hingga Sertifikasi Kompetensi Jadi Fokus Tahap Akhir Program

Barenbang Ketenagakerjaan Kemnaker, Anwar Sanusi


JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Program Magang Nasional (MagangHub) Batch III Angkatan I memasuki garis akhir. Menjelang penutupan resmi pada 18 Juni 2026, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh peserta, mentor, dan operator penyelenggara magang untuk segera menyelesaikan seluruh tahapan administrasi agar hak dan manfaat peserta dapat diterima secara optimal.


Bagi ribuan peserta yang telah menjalani proses belajar dan bekerja selama enam bulan terakhir, tahap akhir ini menjadi penentu untuk memperoleh sertifikat magang, pencairan uang saku terakhir, hingga kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi nasional.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan) Kemnaker, Anwar Sanusi, menegaskan bahwa kelengkapan administrasi bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari keberhasilan program.

"Jangan sampai hak peserta, termasuk sertifikat dan pencairan uang saku, terkendala karena ada tahapan administrasi yang belum dipenuhi. Kami mengajak seluruh pihak untuk memastikan seluruh kewajiban program diselesaikan tepat waktu," ujar Anwar dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).

Tahap Akhir yang Menentukan

Pada fase penutupan program, peserta diwajibkan menyelesaikan presensi terakhir, laporan harian akhir, serta mengisi kuesioner evaluasi melalui sistem MagangHub. Seluruh dokumen tersebut menjadi syarat utama dalam proses penyelesaian program dan pencairan uang saku tahap akhir.

Tidak hanya peserta, mentor juga memiliki tanggung jawab melakukan verifikasi presensi dan laporan peserta, memberikan penilaian akhir, serta mengisi kuesioner evaluasi program.

Sementara itu, operator penyelenggara magang harus memastikan seluruh dokumen pendukung tersedia, termasuk sertifikat peserta, laporan penempatan magang, serta laporan sertifikasi kompetensi jika diperlukan.

Kemnaker menilai sinergi ketiga unsur tersebut menjadi kunci agar proses penutupan MagangHub berjalan tertib dan tepat waktu.

Dari Ruang Magang Menuju Dunia Kerja

MagangHub merupakan salah satu program strategis Kemnaker untuk mempertemukan dunia pendidikan, pelatihan, dan kebutuhan industri. Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja langsung, tetapi juga membangun keterampilan teknis, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan profesional.

Karena itu, Kemnaker berharap seluruh peserta dapat menuntaskan program hingga akhir agar memperoleh manfaat penuh dari proses yang telah dijalani.

Menurut Anwar, magang merupakan investasi kompetensi yang akan menjadi bekal penting ketika peserta memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.

"Magang bukan sekadar memenuhi durasi belajar di tempat kerja. Program ini menjadi sarana membangun kompetensi, karakter kerja, dan kesiapan menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya," katanya.

Peluang Sertifikasi Kompetensi Nasional

Usai menyelesaikan program magang, peserta yang memenuhi persyaratan juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pendaftaran sertifikasi dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026, sementara pelaksanaan uji kompetensi akan dilakukan pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026 melalui 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di lingkungan BBPVP dan BPVP Kemnaker.

Sebanyak 15 skema sertifikasi disiapkan untuk memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi peserta sesuai bidang yang ditekuni selama magang.

Menutup Program, Membuka Peluang

Kemnaker menjadwalkan pencairan uang saku pada 17–18 Juni dan 22–23 Juni 2026. Adapun penutupan resmi MagangHub Batch III Angkatan I akan berlangsung pada 18 Juni 2026.

Dengan berakhirnya program ini, peserta diharapkan tidak hanya membawa sertifikat, tetapi juga pengalaman kerja, keterampilan, serta kepercayaan diri yang menjadi modal penting untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan karier di masa depan.

MagangHub pun menjadi bukti bahwa proses belajar tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlanjut melalui pengalaman nyata yang menghubungkan talenta muda Indonesia dengan kebutuhan industri nasional. (*/red).

×
Berita Terbaru Update