Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sajak Harum Menggema dari Surabaya, Parfum Racikan Finalis Putri Indonesia Tawarkan Aroma yang Bercerita

Selasa, 16 Juni 2026 | 20:23 WIB Last Updated 2026-06-16T13:23:58Z
Klik
Lailani Fitrah Ramadhani Putri Indonesia dari Jakarta



SURABAYA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Industri parfum lokal kembali menunjukkan geliat positif dengan lahirnya merek baru yang mengusung konsep berbeda. Sajak Harum, brand parfum yang dirintis oleh Putri Indonesia DKI Jakarta 6 Tahun 2025, Lailani Fitrah Ramadhani, resmi meluncurkan koleksi perdananya dalam ajang Scent of Indonesia Vol. 7 2026 di Tunjungan Plaza, Surabaya.

Tidak sekadar menawarkan keharuman, Sajak Harum hadir dengan filosofi yang menjadikan setiap aroma sebagai medium untuk menyimpan cerita, membangkitkan memori, dan merepresentasikan perjalanan hidup penggunanya. Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang langsung mencuri perhatian pengunjung sejak hari pertama pameran.

Antusiasme terlihat dari ramainya booth Sajak Harum yang dipadati para pecinta parfum lokal. Banyak pengunjung rela mengantre untuk mencoba koleksi yang diperkenalkan sekaligus mendalami makna di balik setiap aroma yang ditawarkan.

Berawal dari Kecintaan pada Dunia Wewangian

Di balik lahirnya Sajak Harum, terdapat perjalanan panjang seorang pecinta parfum yang ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat. Pendiri Sajak Harum, Lailani Fitrah Ramadhani, mengaku kecintaannya terhadap dunia wewangian menjadi fondasi utama lahirnya brand tersebut.

Selama bertahun-tahun, ia aktif mengoleksi berbagai jenis parfum dan mempelajari karakter aroma dari beragam komposisi wewangian. Pengalaman tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah visi untuk menciptakan parfum lokal yang memiliki identitas kuat sekaligus mampu membangun kedekatan emosional dengan penggunanya.

“Parfum bukan hanya tentang wangi yang melekat di tubuh. Aroma memiliki kemampuan untuk membangkitkan kenangan, menghadirkan perasaan tertentu, bahkan menjadi bagian dari identitas seseorang. Dari situlah Sajak Harum lahir,” ujar Lailani.

Tiga Aroma, Tiga Kisah Berbeda

Pada peluncuran perdananya, Sajak Harum memperkenalkan tiga koleksi utama yang masing-masing memiliki karakter dan narasi tersendiri.

Amerta hadir dengan perpaduan aroma fruity dan musky yang menghadirkan kesan elegan, hangat, serta mudah diterima berbagai kalangan.

Niskala menawarkan nuansa misterius dengan karakter yang lebih dalam dan berkesan, cocok bagi mereka yang ingin tampil berbeda serta meninggalkan jejak aroma yang kuat.

Sementara Kelana merepresentasikan semangat petualangan, kebebasan, dan eksplorasi tanpa batas, menjadikannya pilihan bagi pribadi yang dinamis dan penuh energi.

Dari ketiga koleksi tersebut, Amerta menjadi varian yang paling banyak menarik perhatian pengunjung. Perpaduan karakter segar dan hangat dinilai mampu menghadirkan kesan mewah tanpa terasa berlebihan, sehingga cocok digunakan dalam berbagai aktivitas.

Mengangkat Identitas Parfum Lokal

Lailani Fitrah Ramadhani bersama dalamacara Sajak Harum



Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk dalam negeri, kehadiran Sajak Harum menjadi bukti bahwa industri parfum lokal terus berkembang dengan kreativitas dan kualitas yang semakin kompetitif.

Tidak hanya mengandalkan aroma yang berkualitas, Sajak Harum juga membangun identitas melalui pendekatan emosional yang jarang ditemukan pada banyak brand baru. Setiap koleksi dirancang untuk menjadi bagian dari cerita personal penggunanya, bukan sekadar pelengkap penampilan.

Konsep tersebut mendapat apresiasi positif dari para pengunjung yang menilai Sajak Harum berhasil menghadirkan pengalaman berbeda dalam menikmati sebuah parfum.

Awal Perjalanan Menuju Industri Wewangian Nasional

Sambutan hangat yang diterima pada debut perdananya menjadi modal penting bagi perjalanan Sajak Harum di industri parfum nasional. Bagi Lailani, respons positif masyarakat menjadi motivasi untuk terus menghadirkan karya terbaik sekaligus memperkuat posisi parfum lokal di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

“Kami berharap Sajak Harum dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari cerita berharga banyak orang. Setiap aroma yang kami hadirkan memiliki makna dan karakter yang ingin menemani perjalanan hidup penggunanya,” katanya.

Peluncuran di Surabaya menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi Sajak Harum. Dengan konsep yang kuat, karakter aroma yang khas, serta dukungan pasar yang positif, brand ini berpotensi menjadi salah satu nama baru yang diperhitungkan dalam industri wewangian Indonesia. (M.fadhli/red).

×
Berita Terbaru Update