![]() |
| Disdik Kota Bandung Buka pendaftaran SPMB Tahap I /2026 |
Pemerintah Kota Bandung melalui
Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan proses SPMB tahun ini berlangsung lebih
terintegrasi, transparan, dan berpihak pada pemerataan akses pendidikan bagi
seluruh calon murid.
Kepala Dinas Pendidikan Kota
Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan proses SPMB 2026 dibagi menjadi dua
tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi jalur afirmasi dan prestasi, sedangkan
tahap kedua dibuka untuk jalur domisili dan mutasi.
“Orang tua calon murid baru silakan
mengikuti seluruh tahapan SPMB sesuai jadwal. Setelah proses pembuatan akun dan
pengisian formulir selesai, saat ini masuk tahap pemilihan sekolah tujuan untuk
jalur afirmasi dan prestasi,” ujar Asep, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota
Bandung menghadirkan layanan SPMB terintegrasi melalui kolaborasi antara
Disdik, Dinas Sosial, dan Disdukcapil Kota Bandung. Selain layanan daring
melalui laman resmi dan fitur chatbox, masyarakat juga dapat memperoleh bantuan
secara langsung di pusat layanan tatap muka yang disediakan di kantor Disdik
Kota Bandung.
Menurut Asep, jalur afirmasi dibagi
menjadi dua kategori, yakni afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) dan
afirmasi bagi murid berkebutuhan khusus (MBK). Total kuota jalur afirmasi
mencapai 15 persen untuk SD dan 30 persen untuk SMP, termasuk kuota khusus bagi
murid berkebutuhan khusus.
“Bagi calon murid berkebutuhan
khusus, harus melampirkan rekomendasi dari Unit Layanan Disabilitas (ULD).
Sedangkan untuk jalur RMP, calon murid harus terdata dalam DTSEN desil 1 sampai
5,” jelasnya.
Sementara itu, jalur prestasi
memiliki total kuota 25 persen yang dibagi menjadi prestasi akademik sebesar 15
persen dan prestasi non-akademik sebesar 10 persen.
Untuk jalur akademik, penilaian
dilakukan berdasarkan nilai rapor kelas 4 hingga kelas 6 semester I, surat
keterangan peringkat, serta sertifikat hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Sedangkan jalur non-akademik diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki
prestasi kejuaraan minimal tingkat kota.
Asep menegaskan, peserta yang belum lolos pada tahap pertama masih memiliki kesempatan mengikuti pendaftaran tahap kedua melalui jalur domisili, dengan syarat Kartu Keluarga telah terbit minimal satu tahun.

Disdik Kota Bandung Buka pendaftaran SPMB Tahap I /2026
“Khusus jalur afirmasi, jika belum
diterima di sekolah tujuan, tetap akan ada kesempatan pemenuhan kuota di
sekolah lain yang masih tersedia,” katanya.
Ia juga memastikan Pemkot Bandung
berkomitmen menjaga keberlanjutan pendidikan bagi seluruh peserta didik,
terutama kelompok RMP.
“Kami pastikan anak-anak RMP tetap
bisa melanjutkan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta,” tegasnya.
Selain itu, Disdik Kota Bandung
mengingatkan masyarakat agar mengikuti proses SPMB secara jujur dan
berintegritas. Orang tua diminta mewaspadai praktik gratifikasi, pungutan liar,
maupun oknum yang menjanjikan kelulusan di sekolah tertentu.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota,
siapapun yang terlibat praktik pungli atau suap dalam proses SPMB akan ditindak
tegas,” ujar Asep.
Disdik juga mengingatkan bahwa
setelah memilih sekolah tujuan, calon murid wajib melakukan klik konfirmasi
pendaftaran agar data dapat diverifikasi oleh sekolah tujuan. Hasil seleksi
sementara akan terus bergerak hingga proses verifikasi selesai, sedangkan hasil
akhir akan diumumkan sesuai jadwal resmi SPMB 2026.
