Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pendaftaran SPMB Tahap I Resmi Dibuka, Disdik Kota Bandung Tekankan Transparansi dan Layanan Terintegrasi

Senin, 08 Juni 2026 | 22:13 WIB Last Updated 2026-06-08T15:13:46Z
Klik
Disdik Kota Bandung Buka pendaftaran SPMB Tahap I /2026

 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bandung jenjang TK, SD, dan SMP Tahun Ajaran 2026/2027 resmi memasuki tahap pendaftaran. Jalur Afirmasi dan Prestasi dibuka mulai 8 hingga 12 Juni 2026 secara daring melalui laman resmi spmb.bandung.go.id.

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan proses SPMB tahun ini berlangsung lebih terintegrasi, transparan, dan berpihak pada pemerataan akses pendidikan bagi seluruh calon murid.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan proses SPMB 2026 dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi jalur afirmasi dan prestasi, sedangkan tahap kedua dibuka untuk jalur domisili dan mutasi.

“Orang tua calon murid baru silakan mengikuti seluruh tahapan SPMB sesuai jadwal. Setelah proses pembuatan akun dan pengisian formulir selesai, saat ini masuk tahap pemilihan sekolah tujuan untuk jalur afirmasi dan prestasi,” ujar Asep, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung menghadirkan layanan SPMB terintegrasi melalui kolaborasi antara Disdik, Dinas Sosial, dan Disdukcapil Kota Bandung. Selain layanan daring melalui laman resmi dan fitur chatbox, masyarakat juga dapat memperoleh bantuan secara langsung di pusat layanan tatap muka yang disediakan di kantor Disdik Kota Bandung.

Menurut Asep, jalur afirmasi dibagi menjadi dua kategori, yakni afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) dan afirmasi bagi murid berkebutuhan khusus (MBK). Total kuota jalur afirmasi mencapai 15 persen untuk SD dan 30 persen untuk SMP, termasuk kuota khusus bagi murid berkebutuhan khusus.

“Bagi calon murid berkebutuhan khusus, harus melampirkan rekomendasi dari Unit Layanan Disabilitas (ULD). Sedangkan untuk jalur RMP, calon murid harus terdata dalam DTSEN desil 1 sampai 5,” jelasnya.

Sementara itu, jalur prestasi memiliki total kuota 25 persen yang dibagi menjadi prestasi akademik sebesar 15 persen dan prestasi non-akademik sebesar 10 persen.

Untuk jalur akademik, penilaian dilakukan berdasarkan nilai rapor kelas 4 hingga kelas 6 semester I, surat keterangan peringkat, serta sertifikat hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sedangkan jalur non-akademik diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi kejuaraan minimal tingkat kota.

Asep menegaskan, peserta yang belum lolos pada tahap pertama masih memiliki kesempatan mengikuti pendaftaran tahap kedua melalui jalur domisili, dengan syarat Kartu Keluarga telah terbit minimal satu tahun.

Disdik Kota Bandung Buka pendaftaran SPMB Tahap I /2026



“Khusus jalur afirmasi, jika belum diterima di sekolah tujuan, tetap akan ada kesempatan pemenuhan kuota di sekolah lain yang masih tersedia,” katanya.

Ia juga memastikan Pemkot Bandung berkomitmen menjaga keberlanjutan pendidikan bagi seluruh peserta didik, terutama kelompok RMP.

“Kami pastikan anak-anak RMP tetap bisa melanjutkan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta,” tegasnya.

Selain itu, Disdik Kota Bandung mengingatkan masyarakat agar mengikuti proses SPMB secara jujur dan berintegritas. Orang tua diminta mewaspadai praktik gratifikasi, pungutan liar, maupun oknum yang menjanjikan kelulusan di sekolah tertentu.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota, siapapun yang terlibat praktik pungli atau suap dalam proses SPMB akan ditindak tegas,” ujar Asep.

Disdik juga mengingatkan bahwa setelah memilih sekolah tujuan, calon murid wajib melakukan klik konfirmasi pendaftaran agar data dapat diverifikasi oleh sekolah tujuan. Hasil seleksi sementara akan terus bergerak hingga proses verifikasi selesai, sedangkan hasil akhir akan diumumkan sesuai jadwal resmi SPMB 2026.

Melalui sistem yang lebih terintegrasi dan transparan, Pemerintah Kota Bandung berharap proses SPMB tahun ini mampu memberikan rasa adil, nyaman, dan kesempatan pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Kota Bandung. (*/red).
×
Berita Terbaru Update