![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan : Persib Juara Ekonomi Kreatif Bandung semakin bergairah |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
menilai keberhasilan Persib bukan sekadar kebanggaan bagi warga Jawa Barat,
tetapi juga memiliki efek ekonomi yang signifikan. Tingginya antusiasme bobotoh
setiap musim kompetisi mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari
kuliner, perhotelan, transportasi, hingga industri kreatif berbasis olahraga.
“Ketika Persib menang, tiket
pertandingan selalu habis terjual. Dampaknya terasa terhadap pendapatan daerah,
termasuk dari sektor hiburan yang terus meningkat,” kata Farhan.
Menurutnya, kontribusi industri
hiburan yang didorong oleh pertandingan Persib kini menjadi salah satu sumber
pendapatan penting bagi Kota Bandung. Tingginya aktivitas ekonomi saat
pertandingan berlangsung menunjukkan bahwa sepak bola telah berkembang menjadi
bagian dari ekosistem ekonomi kreatif perkotaan.
Tidak hanya stadion yang dipenuhi
penonton, berbagai pelaku usaha kecil dan menengah juga merasakan manfaatnya.
Penjualan merchandise, produk kreatif bertema Persib, kuliner, hingga jasa
akomodasi mengalami peningkatan setiap kali pertandingan besar digelar.
Farhan menyebut keberhasilan Persib
turut memperkuat citra Bandung sebagai kota tujuan wisata olahraga (sports
tourism). Kehadiran ribuan suporter dari berbagai daerah setiap musim kompetisi
memberikan efek berantai terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
“Banyak sekali yang diuntungkan
ketika Persib menjadi juara. Ekonomi masyarakat bergerak, sektor pariwisata
meningkat, dan berbagai usaha kreatif mendapatkan peluang yang lebih besar,”
ujarnya.
Persaingan Liga Semakin Ketat
Di tengah euforia gelar juara,
Farhan mengingatkan bahwa tantangan Persib pada musim mendatang dipastikan
semakin berat. Sejumlah klub besar mulai mempersiapkan strategi dan investasi
yang lebih agresif untuk merebut supremasi kompetisi nasional.
Meski demikian, ia optimistis
manajemen Persib memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menjaga konsistensi
prestasi. Salah satu kunci yang dinilai penting adalah mempertahankan fondasi
tim yang sudah terbentuk serta memastikan proses transisi kepelatihan berjalan mulus.
“Yang dibutuhkan sekarang adalah konsistensi. Manajemen Persib sudah terbiasa menghadapi berbagai dinamika dan saya yakin mereka mampu menjaga performa tim,” katanya.

Pedagang ikan tersenyum Persib Juara
Sepak Bola dan Industri Kreatif
Farhan juga menyoroti pentingnya
strategi pemasaran dalam membangun kekuatan klub modern. Menurutnya, pemain
yang direkrut tidak hanya harus memiliki kualitas teknis di lapangan, tetapi
juga mampu meningkatkan daya tarik klub secara komersial.
Ia mencontohkan dampak besar yang
pernah dihadirkan oleh kehadiran pemain kelas dunia seperti Michael Essien yang
berhasil menarik perhatian publik nasional maupun internasional terhadap Persib
dan Kota Bandung.
Di era industri olahraga modern,
kata Farhan, keterlibatan komunitas suporter menjadi aset penting yang mampu
menciptakan nilai ekonomi baru melalui produk kreatif, media digital, hingga
berbagai kegiatan berbasis komunitas.
Karena itu, Pemerintah Kota Bandung
berharap Persib mampu mempertahankan tradisi juara. Selain menjaga prestise
olahraga, keberhasilan tersebut terbukti menjadi katalis yang menghidupkan roda
ekonomi kreatif dan memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu pusat industri
olahraga dan pariwisata di Indonesia.
Bagi Bandung, kemenangan Persib
bukan hanya soal trofi. Lebih dari itu, kemenangan menjadi energi yang
menggerakkan ekonomi kota, membuka peluang usaha, dan menghadirkan optimisme
bagi ribuan pelaku ekonomi kreatif yang tumbuh bersama kebanggaan terhadap klub
kebanggaan Jawa Barat tersebut.
