![]() |
| Anniversary ke-8, de Braga Bandung by ARTOTEL menghadirkan pameran seni rupa bertajuk "Studio di Jam 3.30" |
General Manager de Braga Bandung,
Tri Wenda Agus Setyabudi, mengatakan pameran ini menjadi bentuk komitmen hotel
dalam membuka ruang kolaborasi bagi seniman lokal sekaligus mendekatkan karya
seni kepada masyarakat luas.
"Melalui kegiatan ini kami
ingin memberikan ruang bagi seniman Bandung untuk berkarya dan memperkenalkan
hasil kreasinya kepada publik," ujarnya.
Menurut Tri, pameran tersebut
merupakan bagian dari rangkaian perayaan anniversary ke-8 de Braga Bandung. Selain
agenda seni, pihaknya juga akan menggelar berbagai kegiatan lain, mulai dari
sport tourism hingga aksi peduli lingkungan, termasuk penanaman pohon di
kawasan Tahura.
Exhibition Producer Clarissa menjelaskan, pameran lahir dari inisiatif kolektif STUT yang ingin menghadirkan ruang apresiasi seni yang lebih terbuka dan mudah diakses. Berbeda dengan galeri komersial, pameran di hotel dinilai mampu menjangkau masyarakat umum sekaligus memberi peluang bagi seniman muda untuk menampilkan karya mereka.
![]() |
| ini salah satu karya seni yg dipamerkan di de Braga Bandung by Artotel |
Salah satu peserta pameran, Mutia
Afifah, menghadirkan empat karya bertema self-care yang mengajak pengunjung
menikmati waktu secara lebih perlahan, memperhatikan detail, serta lebih peka
terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Melalui pameran "Studio di Jam
3.30", de Braga Bandung berharap kolaborasi antara industri perhotelan dan
komunitas seni terus berkembang, sekaligus melahirkan ruang-ruang kreatif baru
bagi seniman muda di Kota Bandung. (*/red).

.jpeg)