![]() |
| Pimpinan BanGar DPRD Jabar Ono Surono, ST (Wakil Ketua DPRD Jabar) |
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono
Surono, mengatakan setiap kebijakan terkait pergeseran anggaran seharusnya
dikomunikasikan kepada DPRD sebagai lembaga yang memiliki fungsi penganggaran.
Menurutnya, komunikasi yang baik akan memperkuat sinergi antara eksekutif dan
legislatif sekaligus menghindari perbedaan pemahaman dalam pelaksanaan APBD.
Selain menyoroti mekanisme
pergeseran anggaran, DPRD Jawa Barat juga memberi perhatian terhadap potensi
defisit APBD Tahun Anggaran 2026. Kondisi tersebut dinilai harus diantisipasi
melalui perencanaan fiskal yang cermat, berbasis data yang akurat, serta tetap
menjaga keberlangsungan program prioritas yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Ono juga mendorong pemerintah
daerah mengoptimalkan sumber pendapatan melalui peningkatan kinerja Badan Usaha
Milik Daerah (BUMD) dan pemanfaatan aset milik pemerintah. Langkah tersebut
dinilai lebih tepat dibandingkan menambah beban masyarakat melalui kebijakan
pajak atau retribusi baru.
