Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker Dorong Generasi Muda Tingkatkan Skill agar Siap Hadapi Dunia Kerja Masa Depan

Jumat, 03 Juli 2026 | 00:12 WIB Last Updated 2026-07-02T17:12:02Z
Klik
Menaker Yassierli meluncurkan Program XLSMART Future Ready di Jakarta



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), digitalisasi, dan otomatisasi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, masa depan dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan pendidikan formal, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

"Tetap relevan dan terus tingkatkan keterampilan. Dunia kerja masa depan mencari kemampuan, bukan sekadar ijazah," ujar Yassierli saat menghadiri peluncuran Program XLSMART Future Ready di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan ke depan bukan hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki future skills agar mampu beradaptasi dengan transformasi industri.

Kemnaker mengapresiasi berbagai inisiatif yang melibatkan dunia usaha dalam pengembangan kompetensi generasi muda. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk menciptakan tenaga kerja yang produktif dan berdaya saing global.

Yassierli bersama peserta peluncuran XLSMART


Sebagai bentuk komitmen tersebut, Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) menjalin kerja sama dengan XLSMART melalui Program Future Ready. Kerja sama ini mencakup pelatihan berbasis kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi, pelatihan Internet of Things (IoT), pemagangan, hingga fasilitasi rekrutmen dan penempatan kerja.

Yassierli menegaskan, semangat Kemnaker adalah memastikan tidak ada generasi muda yang tertinggal akibat disrupsi teknologi. Karena itu, akses terhadap pelatihan vokasi dan peningkatan keterampilan harus terus diperluas agar semakin banyak anak bangsa siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update