Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Industri di Jepang

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:55 WIB Last Updated 2026-07-15T11:55:06Z
Klik
Wamenaker Afriansyah Noor  berdialog dgn KBRI Tokyo, Lembaga Penempatan TKI, APO dan Pelaku Industry Jepang terkait kebutuhan tenaga kerja asal Indonesia


JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat strategi penyiapan tenaga kerja Indonesia agar sesuai dengan kebutuhan industri di Jepang. Langkah ini dilakukan melalui pemetaan kebutuhan dunia usaha selama kunjungan kerja Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor ke Jepang pada 8–12 Juli 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Kemnaker berdialog dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, lembaga pelatihan dan penempatan tenaga kerja, sejumlah perusahaan pengguna tenaga kerja Indonesia, serta Sekretariat Asian Productivity Organization (APO). Hasilnya, Jepang masih membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia, khususnya di sektor otomotif, transportasi, konstruksi, pertanian, hingga layanan perawatan (caregiving).

Wamenaker Afriansyah Noor menegaskan, peluang tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu memenuhi standar industri Jepang.

"Tenaga kerja Indonesia harus dibekali keterampilan teknis, kemampuan bahasa Jepang, pemahaman budaya kerja, serta kemampuan beradaptasi agar siap bersaing di pasar kerja internasional," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (13/7/2026).

Kemnaker juga mencatat bahwa perusahaan-perusahaan di Jepang menginginkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan praktik yang kuat, memahami prosedur keselamatan kerja, disiplin, serta mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang, termasuk istilah teknis di lingkungan kerja.

Wamenaker bersama Dubes Indonesia dan Pengusaha Industry Jepang


Temuan tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan program pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan kurikulum pelatihan di Indonesia agar lebih selaras dengan kebutuhan industri global. Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga akan memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia melalui pembekalan mental, pendampingan, serta penguatan layanan selama bekerja di Jepang.

Melalui langkah tersebut, Kemnaker berharap semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang memiliki daya saing tinggi dan mampu memanfaatkan peluang kerja berkualitas di pasar internasional, khususnya di Jepang. (*/red).
×
Berita Terbaru Update