Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PDI Perjuangan Jabar Bekali Kader Perempuan Memimpin Perubahan dari Akar Rumput

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:59 WIB Last Updated 2026-07-24T15:59:42Z
Klik
DPD PDI Perjuangan Jawa Barat memperkuat peran kader perempuan melalui Training of Trainer (ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput yang digelar di Hotel Horison, Kota Bandung,



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- DPD PDI Perjuangan Jawa Barat memperkuat peran kader perempuan melalui Training of Trainer (ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput yang digelar di Hotel Horison, Kota Bandung, 23–24 Juli 2026. 


Pelatihan ini disiapkan untuk melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang mampu memimpin perubahan sekaligus menjadi pelatih bagi kader hingga tingkat desa dan kelurahan.

Kegiatan bertema "Perempuan Bergerak dari Akar Rumput Memimpin Perubahan Mewujudkan Generasi Berkualitas" tersebut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, bersama jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Pesertanya terdiri atas Ketua Wanoja Perjuangan se-Jawa Barat, pengurus DPC, serta kader perempuan potensial dari berbagai daerah.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, mengatakan pelatihan yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum memperkuat peran perempuan dalam membangun generasi masa depan. 

Menurutnya, persoalan seperti tingginya angka putus sekolah, perundungan, kekerasan terhadap anak, hingga dampak negatif media digital membutuhkan keterlibatan aktif perempuan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Perempuan adalah fondasi utama dalam membentuk karakter anak sekaligus penggerak perubahan di tengah masyarakat. Karena itu, kapasitas dan kepemimpinannya harus terus diperkuat," ujar Ono.

Ia menambahkan, pelatihan ini dirancang agar para peserta mampu menularkan pengetahuan dan keterampilannya kepada kader lain di daerah masing-masing, sehingga gerakan pemberdayaan perempuan dapat menjangkau hingga akar rumput.

Sementara itu, Ketua Wanoja Perjuangan Jawa Barat, Setyowati Anggraini Surono, menilai penguatan kapasitas perempuan menjadi langkah penting untuk mendorong lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Perempuan, katanya, memiliki peran strategis dalam pendidikan keluarga, perlindungan anak, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari kepemimpinan perempuan, komunikasi publik, perspektif gender, advokasi perlindungan perempuan dan anak, hingga strategi pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat. Melalui program ini, PDI Perjuangan berharap lahir kader perempuan yang mampu menjadi motor perubahan dan menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. (*/red).

×
Berita Terbaru Update