![]() |
| Wali kota Bandung membuka Forum Rembuk Kota : Lapangan Kerja dan Iklim usaha Sehat |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
mengatakan tantangan ketenagakerjaan di Kota Bandung tidak hanya dipengaruhi
tingginya angka PHK, tetapi juga banyaknya pencari kerja dari luar daerah.
Karena itu, pemerintah menggandeng berbagai pihak untuk merumuskan solusi yang
lebih menyeluruh.
"Lapangan kerja akan tumbuh
jika iklim usaha sehat. Karena itu, pemerintah terus mendorong investasi dan
kolaborasi agar dunia usaha mampu berkembang dan menyerap lebih banyak tenaga
kerja," ujarnya dalam forum Rembuk Kota, Rabu (15/7/2026).
![]() |
| Peserta Forum Rembuk Kota |
Sementara itu, Kepala Dinas
Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan fokus utama
Disnaker adalah menghadirkan pelatihan lanjutan yang menghasilkan tenaga kerja
bersertifikat BNSP, sehingga memiliki daya saing sesuai kebutuhan dunia
industri.
Selain pelatihan, Pemkot Bandung
juga memperluas program padat karya, magang bersubsidi bersama sektor
perhotelan, restoran, dan kafe, serta membuka peluang kerja ke luar negeri,
khususnya Jepang. Pemerintah bahkan memberikan subsidi pelatihan bahasa bagi
calon pekerja yang telah dinyatakan siap berangkat.
Melalui berbagai program tersebut,
Pemkot Bandung berharap semakin banyak warga memperoleh keterampilan,
pengalaman kerja, dan sertifikasi yang mampu meningkatkan peluang mendapatkan
pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri. (kyy/red).

