![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan membuka kegiatan MPLS tahun 2026 |
Menurut Farhan, MPLS bertujuan
membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, bukan menjadi ajang
intimidasi atau perundungan.
"MPLS hanya untuk pengenalan
sekolah. Tidak boleh ada perpeloncoan," tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan
bullying, Pemkot Bandung juga memperkuat kapasitas guru Bimbingan dan
Penyuluhan (BP) melalui pelatihan bersama psikolog. Program tersebut akan
dievaluasi selama satu semester untuk mengukur efektivitasnya dalam menekan
kasus kekerasan di lingkungan sekolah.
Selain itu, Pemkot akan melanjutkan Program Penguatan Pendidikan Karakter bagi siswa dengan pendekatan bela negara yang melibatkan TNI dan Polri. Program ini dipadukan dengan layanan psikologi guna memperkuat pembentukan karakter sekaligus menjaga kesehatan mental para pelajar.

Farhan buka MPLS : Tegaskan MPLS Harus Bebas Perpeloncoan
Farhan mengungkapkan, hasil
pemeriksaan kesehatan gratis menunjukkan adanya peningkatan persoalan kesehatan
mental pada anak, mulai dari stres hingga depresi. Di sisi lain, pola hidup
yang kurang sehat juga memicu risiko penyakit seperti diabetes sejak usia muda.
Karena itu, Pemkot Bandung tengah
mengkaji peningkatan frekuensi pelajaran olahraga menjadi tiga kali dalam
sepekan sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat secara fisik
maupun mental.
Menurut Farhan, menciptakan sekolah
yang aman, ramah, dan bebas bullying merupakan tanggung jawab bersama agar
setiap peserta didik dapat belajar dan berkembang secara optimal. (ziz/red).
