![]() |
| Baznas Jabar salurkan santuan sebesar Rp.150 jutakepada keluarga korban musibah ledakan gas elpiji di desa Mekarmukti kec. Cikarang Utara Kab. Bekasi |
Bantuan kemanusiaan bersumber dari
amanah zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jawa Barat tersebut diserahkan
langsung untuk meringankan beban finansial dan perawatan medis keluarga korban.
Musibah ledakan yang terjadi pada Jumat (28/8/2026) subuh itu menimpa satu
keluarga beranggotakan enam orang, di mana sang ayah dan anaknya dilaporkan
meninggal dunia setelah sempat dirawat akibat luka bakar serius.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi,
menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir dan mengawal proses
pemulihan para korban.
"Dalam kondisi darurat seperti
ini, hal paling utama adalah memastikan keluarga korban tidak merasa berjuang
sendirian. Pemerintah bersama BAZNAS hadir memberikan pendampingan penuh,"
ujar Dedi Mulyadi.
Poin penting penyaluran bantuan dan
respons darurat BAZNAS Jawa Barat meliputi:
Pemanfaatan Zakat ASN: Alokasi
bantuan Rp150 juta dihimpun dari zakat ASN Pemprov Jabar sebagai instrumen dana
cepat tanggap bencana kemanusiaan.
Gubernur Jabar KDM mendatangan keluarga korban ledakan gas elpiji
Fokus Penanganan Medis: Membantu
menutupi biaya perawatan intensif bagi empat anggota keluarga yang masih
menjalani pemulihan luka bakar di rumah sakit.
Penguatan Solidaritas Sosial:
Pimpinan BAZNAS Jabar Bidang Pendistribusian, Zaki Hilmi, menegaskan peran
zakat sebagai jaring pengaman sosial yang berdampak langsung dalam situasi
krisis.
Perwakilan keluarga korban, Kanah,
menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian Pemprov Jabar dan
BAZNAS. BAZNAS Jawa Barat pun berharap dukungan ini mampu menguatkan mental dan
pemulihan fisik keluarga yang ditinggalkan.(*/red).
.jpeg)