Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkot Bandung Salurkan Bantuan Beras Bagi 143 Ribu Warga, Wali Kota Dorong Pembenahan Validasi Data

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:39 WIB Last Updated 2026-08-27T16:39:13Z
Klik
Pemkot Bandung salurkan bantuan beras, warga kelurahan antapani menerima bantuan beras



BANDUNG. FAKTABANDUNGRAYA,--- Sebanyak 143.000 warga Kota Bandung menerima program Bantuan Pangan Pemerintah periode Juli–September 2026. Penyaluran beras serentak yang menjangkau 30 kecamatan di Kota Bandung ini mulai digulirkan pada 27 Agustus hingga ditargetkan tuntas pada 20 September 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meninjau langsung penyerahan beras secara simbolis kepada 665 penerima manfaat di Kelurahan Antapani Tengah, Kamis (27/8/2026). Setiap warga yang masuk kategori desil 1 hingga 4 menerima alokasi 30 kilogram beras sekaligus untuk jatah tiga bulan.

"Bantuan pangan ini merupakan langkah konkret untuk menekan beban pengeluaran rumah tangga rentan di tengah tantangan ekonomi. Pembagiannya bergulir secara bertahap merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)," kata Farhan.

Menanggapi masukan dari pekerja sosial dan DPRD Kota Bandung terkait bergesernya status desil warga yang masih membutuhkan bantuan, Farhan menegaskan Pemkot Bandung siap melakukan verifikasi ulang via musyawarah kelurahan. Sejumlah program penyangga (buffer) juga disiagakan, seperti ATM Beras, Bansos Dinsos, padat karya Disnaker, hingga layanan kesehatan UHC.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menambahkan bahwa penyaluran periode ini merupakan tahap kedua sepanjang 2026 setelah tahap pertama sukses digelar pada Februari–Maret lalu.

Farhan menyerahkan bantuan pangan beras


Tujuan utama dan mekanisme pendistribusian bantuan beras ini meliputi:

Distribusi Bertahap Wilayah: Hari pertama penyaluran dimulai di lima kecamatan, yakni Antapani, Arcamanik, Cinambo, Panyileukan, dan Kiaracondong, sebelum disebarkan ke kecamatan lainnya.

Pengendalian Inflasi: Program berbasis Cadangan Beras Pemerintah (CBP) bersama Perum Bulog ini dirancang untuk meredam kerawanan pangan sekaligus menstabilkan harga beras di pasar.

Tinjauan Ketersediaan: Setiap penerima menerima 10 kg per bulan, disalurkan rapel 30 kg agar manfaatnya langsung mengintervensi kebutuhan pokok keluarga. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update