![]() |
| Gubernur Jabar KDM didampingi Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa bersama Wali kota Bandung M.Farhan bahas alih pengelolaan Teras Cihampelas |
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
mengatakan, penataan Teras Cihampelas merupakan wujud sinergi antara Pemprov
Jabar dan Pemkot Bandung dalam mempercepat penyelesaian persoalan kawasan
perkotaan. Menurutnya, pemerintah provinsi kini tidak hanya berperan pada aspek
kebijakan, tetapi juga terlibat langsung dalam pembangunan fisik ruang publik.
Usai proses administrasi selesai,
Pemprov Jabar akan segera memulai penataan kawasan secara menyeluruh. Dedi
menargetkan seluruh pekerjaan fisik dapat rampung pada Oktober 2026 melalui
proses lelang yang terbuka dan transparan.
"Cihampelas harus kembali
menjadi barometer fesyen, pusat industri kreatif, sekaligus destinasi wisata
yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara," ujar Dedi.%20(1).jpeg)
KDM dan Farhan memperlihatkan NPHD dan BAST Teras Cihampelas
Ia optimistis, penataan kawasan ini
akan semakin meningkatkan daya tarik Kota Bandung, terutama dengan kembali
beroperasinya Bandara Husein Sastranegara yang diharapkan mampu mendongkrak
kunjungan wisatawan dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Sementara itu, Wali Kota Bandung
Muhammad Farhan mengapresiasi kolaborasi strategis antara Pemkot Bandung dan
Pemprov Jabar. Menurutnya, serah terima Teras Cihampelas menjadi bukti nyata
sinergi kedua pemerintah dalam mempercepat penyelesaian berbagai proyek
prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pengembangan sektor
pariwisata Kota Bandung. (*/red).
