Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

CEO Eiger Ronny Lukito Menerima Pusaka Kujang dari Kewrgian Abah Alam atas Komitmen Menjaga Alam

Sabtu, 12 September 2026 | 22:49 WIB Last Updated 2026-09-12T15:49:55Z
Klik
CEO EIGER Rony Lukito menerima pusaka Kujang dari Kawargian Abah Alam yang diserahkan langsung oleh Abah Alam (foto: ist)


BANDUNG BARAT, FAKTABANDUGRAYA,--- CEO EIGER, Ronny Lukito sekaligus pendiri Eiger, menerima penghormatan khusus dari Kawargian Abah Alam (KAA) berupa penganugerahan Kujang, pusaka tradisional Sunda yang sarat makna filosofis.

Kujang tersebut diserahkan langsung oleh budayawan Jawa Barat, Adhitiya Alam Syah atau Abah Alam, kepada Ronny Lukito di Rongga Budaya, Dusun Bambu, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (10/9/2026).

Penganugerahan berlangsung dalam rangkaian Ormatan Tarawangsa Sunda Lugina, peringatan HUT ke-12 Dusun Bambu, persiapan soft opening EIGER Nature, serta doa bersama. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Ronny dalam mendorong pelestarian alam dan lingkungan.

“Saya sangat terhormat mendapatkan Kujang ini. Terima kasih kepada Abah Alam yang telah mempercayakan Kujang kepada saya,” ujar Ronny.

Abah Alam menyerahkan pusaka Kujang kepada Roly Lukito (foto:ist)


Menurut Abah Alam, pemberian Kujang tersebut bukan sekadar penghormatan personal, melainkan diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk meneruskan berbagai aksi nyata dalam menjaga lingkungan.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan EIGER Nature di Bogor yang direncanakan memasuki tahap soft opening pada Oktober 2026. Kawasan ini mengusung konsep ekowisata dengan menempatkan kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian utama pengembangannya.

Sejumlah program konservasi telah dilakukan, termasuk pemulihan lahan kritis di kawasan PTPN I Regional 2 seluas 73,23 hektare dan program konservasi di zona pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) seluas 253,66 hektare.

Di kawasan PTPN I Regional 2, EIGER Nature juga disebut telah menanam lebih dari 100.000 pohon dan perdu serta lebih dari 1,8 juta tanaman semak dan penutup tanah. Sementara melalui program adopsi pohon di TNGGP, lebih dari 1.800 pohon telah ditanam.

Pendekatan konservasi tersebut turut dipadukan dengan pemberdayaan masyarakat. Dalam proses pemulihan kawasan PTPN, misalnya, disiapkan 30 rumah relokasi bagi masyarakat yang sebelumnya menggarap lahan secara ilegal, lengkap dengan fasilitas mushola dan PAUD.

Ormatan Tarawangsa Sunda Lugina, peringatan HUT ke-12 Dusun Bambu


Selain EIGER Nature, komitmen lingkungan EIGER diwujudkan melalui berbagai program, seperti Mountain & Jungle Course, Zero Waste Mountain, ekspedisi ekologis, dan pengembangan produk dengan material yang lebih ramah lingkungan.

Dalam tradisi Sunda, Kujang tidak hanya dipandang sebagai benda pusaka, tetapi juga simbol keteguhan, kehormatan, dan nilai kehidupan. Karena itu, penganugerahan kepada Ronny Lukito dapat dimaknai sebagai penghormatan sekaligus amanah untuk menjaga nilai-nilai tersebut melalui tindakan nyata.

Momentum ini mempertemukan dua kekuatan—kearifan budaya Sunda dan semangat konservasi lingkungan—dalam satu pesan: menjaga alam membutuhkan komitmen, kolaborasi, dan keberlanjutan lintas generasi. (dj/sein).

×
Berita Terbaru Update