Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemerintah Perkuat Pasar Kerja Berbasis Keterampilan untuk Jawab Kebutuhan Industri

Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:11 WIB Last Updated 2026-08-05T00:11:58Z
Klik
Yassierli : Pasar kerja saat ini yang dicari adalah keterampilan


.
MAKASSAR, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah terus memperkuat pasar kerja berbasis keterampilan (skills) guna menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha sekaligus meningkatkan daya saing nasional.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, saat ini industri lebih mengutamakan keterampilan dibanding sekadar kualifikasi akademik. Karena itu, penguatan kompetensi menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing.

"Pasar kerja saat ini yang dicari adalah keterampilan. Skills First menjadi salah satu kunci agar kita tetap kompetitif," ujar Yassierli saat dialog pada Rapat Kerja Koordinator Nasional (Rakerkornas) XXXV APINDO 2026 di Makassar, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, lebih dari 80 persen perusahaan di berbagai negara masih kesulitan memperoleh tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai, sementara sekitar 36 persen pekerja mengalami mismatch antara kompetensi yang dimiliki dengan kebutuhan pekerjaan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah mendorong pengembangan keterampilan melalui pembelajaran modular, mikrokredensial, serta penguatan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Pemerintah juga mengajak dunia usaha menerapkan pola rekrutmen yang lebih mengutamakan kompetensi dibandingkan sekadar ijazah.

Yassierli berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, termasuk APINDO, mampu menciptakan pasar kerja yang lebih adaptif, sehingga kebutuhan industri dapat dipenuhi oleh tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi dinamika ekonomi global. (*/red).

×
Berita Terbaru Update