Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

63 Persen Warga Bandung Aktif Berolahraga, Haornas Jadi Momentum Perkuat Budaya Sehat

Rabu, 09 September 2026 | 09:51 WIB Last Updated 2026-09-09T02:51:52Z
Klik
Wali kota Bandung M.Farhan saatmelakukan kegiatan olahraga


BANDUNG,FAKTABANDUNGRAYA,--- Semangat berolahraga warga Kota Bandung menunjukkan tren positif. Tingkat aktivitas olahraga masyarakat yang sebelumnya berada di kisaran 42 persen pada 2024–2025, kini meningkat menjadi 63 persen berdasarkan survei Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Juni–Juli 2026.

Peningkatan tersebut menjadi kabar baik di momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026. Pemerintah Kota Bandung mendorong tren itu terus tumbuh, bukan hanya untuk membangun masyarakat yang sehat, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga hingga pembinaan atlet berprestasi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar, mengatakan Haornas harus menjadi pengingat bahwa olahraga perlu dijadikan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Diharapkan ke depan warga Bandung itu tetap berolahraga, sehingga tetap sehat jasmani, sehat rohani, dan sehat ekonomi,” ujar Sigit.

Menurutnya, pengembangan olahraga masyarakat harus berjalan beriringan dengan pembinaan olahraga prestasi. Berbagai agenda dan kegiatan olahraga di Kota Bandung terus didorong untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat agar aktif bergerak.

Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi, mengatakan kenaikan angka aktivitas olahraga tersebut menunjukkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin kuat.

“Haornas tentunya menjadi momentum untuk mengajak masyarakat Kota Bandung agar lebih aktif bergerak dan tidak mager,” kata Nuryadi.

Pertandingan Catur dalam rangka peringatan Haornas Tingkat Kota Bandung 2026


Di sisi lain, KONI Kota Bandung juga tengah mematangkan pembinaan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Pembinaan dilakukan secara konsisten dengan melibatkan atlet, pelatih, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang konsisten, kerja keras atlet, dukungan pelatih, serta kolaborasi seluruh pihak,” ujarnya.

Pemkot Bandung berharap peningkatan partisipasi olahraga masyarakat dan penguatan pembinaan prestasi dapat berjalan beriringan, sehingga budaya hidup aktif sekaligus prestasi olahraga Kota Bandung terus berkembang. (rer/red).

×
Berita Terbaru Update