Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Bandung, Sekolah Wajibkan Siswa Pakai Masker

Senin, 07 September 2026 | 13:32 WIB Last Updated 2026-09-07T06:32:42Z
Klik
Guru dan siswa menggunakan masker di dalam kelas, antisipasi dampak abu vulkanik anak Krakatau



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA — Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mulai mencapai Kota Bandung membuat sektor pendidikan mengambil langkah antisipasi. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung mewajibkan penggunaan masker di seluruh satuan pendidikan, mulai PAUD, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.

Kebijakan tersebut mulai diberlakukan Senin (7/9/2026) dan akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi serta informasi dari instansi terkait.

Kepala Disdik Kota Bandung Asep Saeful Gufron mengatakan, selain penggunaan masker, sekolah diminta mengurangi aktivitas siswa di luar ruangan. Proses pembelajaran tetap berjalan, tetapi kegiatan lebih banyak diarahkan di dalam kelas.

“Kami berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Saya juga menginstruksikan agar kegiatan siswa lebih banyak di dalam kelas. Hal ini perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi,” ujar Asep.

Menurut Asep, langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko paparan partikel abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Para kepala sekolah juga diminta memantau kondisi lingkungan sekolah dan memastikan ketersediaan masker bagi siswa maupun tenaga pendidik yang membutuhkan. Komunikasi dengan orang tua turut diperkuat agar upaya perlindungan dapat dilakukan secara bersama.

Guru dan siswa menggunakan masker di dalam kelas, antisipasi dampak abu vulkanik anak Krakatau


“Kami mengajak seluruh warga sekolah dan orang tua untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menjalankan langkah-langkah pencegahan yang telah dianjurkan,” katanya.

Disdik Kota Bandung memastikan pemantauan akan terus dilakukan bersama instansi terkait. Kebijakan lanjutan akan disesuaikan dengan perkembangan sebaran abu vulkanik dan kondisi lingkungan di Kota Bandung.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung aman dan kondusif, tanpa mengabaikan keselamatan serta kesehatan warga sekolah. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update