Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Harhubnas 2026, DPRD Jabar Dorong Transportasi Listrik dan Integrasi Antarmoda

Selasa, 22 September 2026 | 15:41 WIB Last Updated 2026-09-22T08:42:23Z
Klik
Anggota Komisi IV DPRD Jabar H.Zulkifly Chaniago, BE dari Fraksi Demokrat



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Jawa Barat tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi pijakan untuk mempercepat pembenahan transportasi, mulai dari penggunaan kendaraan listrik, integrasi antarmoda, hingga penguatan sistem logistik yang berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, H. Zulkifly Chaniago, BE, menyatakan dukungannya terhadap langkah Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar mengembangkan transportasi berbasis listrik sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dukungan itu disampaikannya terkait pelaksanaan Harhubnas 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Pangandaran, Senin (22/9/2026).

"Penggunaan angkutan umum dan bus berbasis listrik dalam rangkaian kegiatan Harhubnas 2026 merupakan langkah yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan adanya upaya untuk memperkenalkan transportasi yang lebih ramah lingkungan," ujar Zulkifly.

Ia menjelaskan, kendaraan listrik digunakan sebagai moda transportasi bagi pejabat di lingkungan Pemprov Jabar dan kepala dinas perhubungan kabupaten/kota se-Jawa Barat selama mobilitas kegiatan Harhubnas.

Namun, menurut Zulkifly, penggunaan kendaraan listrik perlu diikuti kebijakan yang lebih luas agar manfaatnya tidak terbatas pada kegiatan seremonial.

Integrasi Antarmoda Jadi Pekerjaan Rumah

Zulkifly meminta Dishub Jabar memperkuat integrasi antarmoda transportasi sekaligus terus memperbaiki sistem logistik. Langkah tersebut penting untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi mobilitas masyarakat serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Jangan hanya dilakukan secara seremonial semata. Kami minta Dishub Jabar membangun integrasi antarmoda sambil terus-menerus memperbaiki sistem logistik. Hal ini penting untuk kenyamanan, keamanan, dan lingkungan tetap terjaga," tegasnya.

Politisi senior Partai Demokrat Jabar itu juga mengingatkan pentingnya memaksimalkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan transportasi, sejalan dengan pesan Menteri Perhubungan.

Menurutnya, konektivitas dan sinergi antarmoda harus segera diwujudkan agar berbagai wilayah di Jawa Barat dapat terhubung secara lebih efektif. Transportasi, kata dia, bukan sekadar sarana perpindahan orang dan barang, melainkan infrastruktur penting untuk membuka akses terhadap kesempatan ekonomi dan memperkuat hubungan antarwilayah.

Harhubnas Harus Berdampak bagi Warga

Zulkifly menilai tema Harhubnas 2026 tingkat Jawa Barat, "Ti Urang, Ku Urang Pikeun Transportasi Jabar nu Merenah", memiliki pesan penting mengenai kolaborasi dalam membangun transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Tema tersebut selaras dengan tema nasional yang ditetapkan Kementerian Perhubungan, yakni "Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju."

"Ti Urang, Ku Urang" mencerminkan semangat bahwa kemajuan transportasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil kerja bersama seluruh unsur perhubungan, mulai dari pemerintah, operator, insan transportasi, mitra kerja, hingga masyarakat pengguna layanan.

Sementara itu, "Pikeun Transportasi Jabar nu Merenah" menegaskan komitmen untuk menghadirkan sistem transportasi yang tepat, nyaman, aman, tertib, dan sesuai kebutuhan warga Jawa Barat.

"Melalui momentum Harhubnas 2026, hendaknya bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan dan kolaborasi," pungkas Zulkifly. (syaf/sein). 

×
Berita Terbaru Update