Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sambut Penerbangan Komersial, Disbudpar Kota Bandung Perkuat Branding Pariwisata dan Inklusivitas di Bandara Husein Sastranegara

Selasa, 01 September 2026 | 17:23 WIB Last Updated 2026-09-01T10:23:18Z
Klik
Wali kota Bandung, M Farhan


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mengakselerasi penataan branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara. Langkah ini dilakukan menyusul kembalinya operasional penerbangan komersial—termasuk rute Garuda Indonesia sejak 14 Agustus 2026—guna menyambut wisatawan di pintu gerbang utama Kota Kembang.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengungkapkan bahwa konsep visual anyar ini dirancang lewat kolaborasi antara Pemkot Bandung, pengelola bandara, desainer, dan pihak swasta, serta telah mengantongi persetujuan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

"Bandara Husein Sastranegara adalah pintu masuk strategis. Identitas Kota Bandung harus langsung terasa begitu wisatawan mendarat. Branding ini terus kita matangkan agar menghadirkan pengalaman yang berkesan," ujar Adi di Balai Kota Bandung, Senin (31/8/2026).

Poin utama penguatan branding dan ruang seni di Bandara Husein Sastranegara meliputi:

Sentuhan Visual dan Ornamen Khas: Menghadirkan elemen kabin, area tempat duduk ikonis, hingga layar LED sepanjang 10 meter yang menampilkan sapaan bernuansa lokal seperti "Wilujeng Landing" dan "Sampurasun".

Ruang pemberangkatan penumpng di Bandara Husein Sastranegara Bandung

 
Pesan Inklusivitas Lewat Karya Difabel: Memajang lukisan karya seniman difabel Muhammad Syafiq (Oki)—alumni Asia Afrika Festival—sebagai bukti nyata Bandung sebagai kota terbuka dan ramah bagi semua kalangan.

Evaluasi Dampak Wisman: Memantau tren frekuensi penerbangan dan pergerakan penumpang pada bulan pertama operasional, dengan proyeksi peningkatan signifikan pada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Adi menambahkan, evaluasi berkala bersama pihak otoritas bandara akan terus dilakukan untuk memastikan stabilitas frekuensi penerbangan sekaligus mengukur efektivitas branding dalam mendongkrak lama tinggal wisatawan di Kota Bandung. (*/red).

×
Berita Terbaru Update