Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sehari Fest Vol. 2 Neglasari, Tia Fitriani: Budaya Sunda Harus Jadi Kebanggaan Generasi Muda

Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB Last Updated 2026-09-19T14:34:17Z
Klik
Anggota DPRD Jabar Dra.Hj.Tia Fitriani mengapresiasi atas terselenggaranya " Sehari Fest Vo.2 Neglasari  KEc. Banjaran Kab Bandung


 
KAB.BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Merawat budaya tidak cukup hanya dengan mengenang masa lalu. Di Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, budaya Sunda justru dihidupkan melalui panggung seni yang melibatkan masyarakat dan generasi muda dalam Sehari Fest Vol. 2, Sabtu (19/9/2026).

Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi NasDem, Tia Fitriani, mengapresiasi antusiasme warga yang ikut tampil dan menyaksikan berbagai pertunjukan seni dalam gelar budaya tersebut.

Menurut Tia, kegiatan semacam ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus menjaga identitas Sunda di tengah perkembangan zaman.

“Budaya Indonesia téh teu éléh ku budaya batur. Urang kudu terus ngamumule budaya urang, budaya Sunda. Jangan sampai kita kehilangan jati diri karena terpengaruh budaya dari luar,” ujar Tia.

Tia Fitriani menghadiri Sehari FEst Vol.2 Neglasari

 

Ia menilai keterlibatan anak-anak dan generasi muda dalam pertunjukan tari menjadi bagian penting dari proses pewarisan budaya. Mereka perlu diberi ruang untuk mengenal, mencintai, sekaligus mengembangkan kesenian daerah.

“Tadi kita melihat penampilan anak-anak yang luar biasa, tari-tarian yang indah dan penuh semangat. Ini harus kita pertahankan dan jadikan kebanggaan bersama,” katanya.

Bukan Sekadar Pentas Seni

Kepala Desa Neglasari, H. Pipin Kusnendi, mengatakan Sehari Fest Vol. 2 menjadi momentum kebersamaan sekaligus pengingat bahwa budaya lokal membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat untuk tetap hidup.

Kedatangan Tia Fitriani disambut tarian budaya Sunda

  

Ia mengapresiasi perangkat desa, kader PKK, pelaku seni, pemuda dan warga yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

“Ini adalah hari kebersamaan kita. Hari di mana kita bersama-sama mencurahkan rasa cinta terhadap budaya kita,” ujar Pipin.

Menurutnya, pelestarian budaya harus terus dilakukan dengan memberikan ruang yang lebih luas kepada generasi muda. Dengan begitu, kesenian Sunda tidak berhenti sebagai pertunjukan, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Pipin berharap semangat ngamumule budaya terus tumbuh di Desa Neglasari dan menjadi kebanggaan bersama. (*/red).

×
Berita Terbaru Update