| Anggota DPRD Jabar Dra.Hj.Tia Fitriani mengapresiasi atas terselenggaranya " Sehari Fest Vo.2 Neglasari KEc. Banjaran Kab Bandung |
Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi
NasDem, Tia Fitriani, mengapresiasi antusiasme warga yang ikut tampil dan
menyaksikan berbagai pertunjukan seni dalam gelar budaya tersebut.
Menurut Tia, kegiatan semacam ini
menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk mengekspresikan kecintaan terhadap
budaya daerah sekaligus menjaga identitas Sunda di tengah perkembangan zaman.
“Budaya Indonesia téh teu éléh ku budaya batur. Urang kudu terus ngamumule budaya urang, budaya Sunda. Jangan sampai kita kehilangan jati diri karena terpengaruh budaya dari luar,” ujar Tia.
Tia Fitriani menghadiri Sehari FEst Vol.2 Neglasari
Ia menilai keterlibatan anak-anak
dan generasi muda dalam pertunjukan tari menjadi bagian penting dari proses
pewarisan budaya. Mereka perlu diberi ruang untuk mengenal, mencintai,
sekaligus mengembangkan kesenian daerah.
“Tadi kita melihat penampilan
anak-anak yang luar biasa, tari-tarian yang indah dan penuh semangat. Ini harus
kita pertahankan dan jadikan kebanggaan bersama,” katanya.
Bukan Sekadar Pentas Seni
Kepala Desa Neglasari, H. Pipin Kusnendi, mengatakan Sehari Fest Vol. 2 menjadi momentum kebersamaan sekaligus pengingat bahwa budaya lokal membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat untuk tetap hidup.
Kedatangan Tia Fitriani disambut tarian budaya Sunda
Ia mengapresiasi perangkat desa,
kader PKK, pelaku seni, pemuda dan warga yang ikut menyukseskan kegiatan
tersebut.
“Ini adalah hari kebersamaan kita.
Hari di mana kita bersama-sama mencurahkan rasa cinta terhadap budaya kita,”
ujar Pipin.
Menurutnya, pelestarian budaya
harus terus dilakukan dengan memberikan ruang yang lebih luas kepada generasi
muda. Dengan begitu, kesenian Sunda tidak berhenti sebagai pertunjukan, tetapi
menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Pipin berharap semangat ngamumule
budaya terus tumbuh di Desa Neglasari dan menjadi kebanggaan bersama. (*/red).