Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pendaftaran Tutup 29 Oktober, Kemnaker Ajak BUMN hingga Instansi Pemerintah Jadi Mitra MagangHub Batch 3

Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:19 WIB Last Updated 2026-10-25T05:19:47Z
Klik
Dirjen Binalavotas Kemnaker Darmansyah : ajak instansi pemerintah dan koporasi berpartisipasi membuka lowongan pemagangan



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyerukan kepada sektor korporasi swasta, BUMN/Danantara, lembaga negara independen, hingga instansi pemerintah untuk bergabung sebagai mitra penyelenggara Program Magang Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II Tahun 2026. Pendaftaran bagi lembaga penyelenggara masih dibuka hingga 29 Oktober 2026.

Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membuka lowongan pemagangan yang presisi dan relevan dengan dinamika dunia kerja modern.

“Kami mengajak seluruh korporasi dan instansi pemerintah untuk segera mendaftar. Kami berharap semakin banyak pihak yang berpartisipasi dengan menyediakan posisi pemagangan sesuai kebutuhan riil industri,” ujar Darmawansyah, Minggu (25/10/2026).

Tahapan Pendaftaran & Imbauan Data PDDikti

Proses pendaftaran lembaga mitra dapat diakses secara daring melalui portal resmi maganghub.kemnaker.go.id. Verifikasi penyelenggara akan tuntas pada 30 Oktober 2026 bersamaan dengan penayangan lowongan resmi.

Kantor Kemnaker RI


Bagi calon peserta pemagang, Kemnaker menetapkan lini masa (timeline) sebagai berikut:

Cek Eligibilitas Peserta: 27 Oktober – 4 November 2026.

Masa Pelamaran Lowongan: 31 Oktober – 4 November 2026.

Rekrutmen & Penetapan: Rekrutmen oleh mitra (5–11 November), penetapan Kemnaker (12–13 November), dan pengumuman hasil pada 13 November 2026.

Kick-off Pemagangan: Peserta yang lolos resmi mulai magang pada 16 November 2026.

Kemnaker secara khusus mengimbau para calon peserta fresh graduate untuk memastikan sinkronisasi data diri (Nama, NIK, dan tanggal kelulusan) dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) guna menjamin kelancaran sistem eligibilitas otomatis. (*/red).

×
Berita Terbaru Update