![]() |
| Menaker Yassierli saat meninjau langsung pelatihan di BPVPSidoarjo Jatim |
Penegasan tersebut disampaikan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam arahan bertema Percepatan
Transformasi BPVP di BPVP Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (19/10/2026) malam.
Yassierli menekankan pentingnya
pergeseran cara pandang (mindset) di tubuh BPVP guna menjawab tantangan
pengangguran dan kebutuhan kompetensi industri yang terus berkembang pesat.
“Jangan lagi membanggakan berapa
banyak orang yang sudah dilatih, tetapi berapa banyak orang yang setelah
dilatih bisa langsung bekerja. Itu yang harus kita kejar bersama,” tegas
Yassierli.
Program Strategis dan Empat Pilar
Budaya Kerja
Guna memuluskan percepatan
penyerapan lulusan, Kemnaker menyiapkan sejumlah langkah strategis:
Menteri Yassierli saat menemui pelatihan VPVP Sidoarjo-Jatim
Pelatihan & Magang Nasional:
Menggulirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional serta Program Magang Nasional
(MagangHub) khusus bagi para fresh graduate.
Inklusivitas Pelatihan:
Menghadirkan Pusat Pelatihan Khusus Disabilitas di Bekasi untuk memperluas
akses lapangan kerja bagi penyandang disabilitas.
Yassierli mengingatkan bahwa BPVP
merupakan garda depan sekaligus perwakilan pemerintah pusat di daerah. Untuk
mendukung transformasi tersebut, ia menetapkan empat pilar budaya kerja baru:
persatuan langkah, penguatan peran individu, organisasi yang lincah (agile),
serta keberanian menyampaikan kebenaran secara proaktif.
Menutup arahannya, Menaker meminta
seluruh jajaran BPVP untuk tidak cepat puas, menjaga integritas, serta
memberikan ruang penuh bagi para instruktur untuk berinovasi menjadikan balai
sebagai ekosistem tumbuh yang adaptif. (*/red).
.jpeg)