Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ricky Kurniawan Tantang Mahasiswa Poltekesos: Jangan Alergi Politik, Masuklah ke Ruang Kebijakan!

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:43 WIB Last Updated 2026-10-19T15:43:59Z
Klik
Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, LC, M.I.Kom dari Fraksi Gerindra



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,-- — Dunia politik sering kali dipandang sebelah mata, namun menjauhinya justru dinilai bukan jawaban untuk menghadirkan perubahan. Mahasiswa diajak untuk berani masuk ke ruang pengambilan keputusan agar aspirasi dan kepentingan masyarakat benar-benar terwujud dalam bentuk regulasi nyata.

Inilah pesan kunci yang disampaikan Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, LC, M.I.Kom dari Fraksi Gerindra saat menjadi pemateri dalam Sekolah Legislatif 2026 bertema “Dari Gagasan Menuju Regulasi: Membangun Legislator Muda yang Responsif” di rooftop Gedung DPRD Jawa Barat, Senin (19/10/2026).

Di hadapan mahasiswa Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung yang hadir dari berbagai penjuru Nusantara, Ricky menegaskan bahwa politik pada dasarnya adalah instrumen pengabdian.

“Politik itu bukan sesuatu yang tabu. Yang bermasalah bukan politiknya, melainkan integritas orang yang menjalankannya. Jika kita jalankan amanah dengan benar, perubahan bisa dihadirkan lewat kebijakan,” tegas Ricky.

Perjalanan Hidup dan Pesan Kritis Era Digital

Dalam kesempatan tersebut, legislator Jabar ini turut membagikan perjalanan hidupnya untuk memotivasi peserta. Tumbuh sebagai anak yatim dari keluarga sederhana yang ibunya berjualan kue, Ricky membuktikan keterbatasan ekonomi bukan penghalang. Dari santri yang mendapat keringanan biaya, ia berhasil menembus studi ke Kairo, Mesir, hingga akhirnya mengabdi di ranah publik.

Ricky Kurniawan ajak Mahasiswa Polteksos Jangan Alergi Politik


Selain integritas dan keberanian politik, Ricky menekankan dua poin krusial bagi calon legislator muda:

Nalar Kritis Hadapi Hoaks & AI: Di era pesatnya teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), mahasiswa diminta tidak menelan mentah-mentah informasi. Calon pemimpin wajib menguji fakta agar tidak terjebak pembingkaian opini (framing) yang menyesatkan.

Responsif Terhadap Evaluasi: Kritik publik terhadap lembaga legislatif harus dijadikan cermin evaluasi, bukan alasan bagi anak muda berintegritas untuk lepas tangan.

Menutup pemaparannya, Ricky berpesan agar mahasiswa Poltekesos terus mengasah kepedulian sosial demi memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. “Jangan pernah bosan untuk mencintai Indonesia,” pungkasnya. (*/red).

×
Berita Terbaru Update