![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan didampingi Kadisdik Asep Gufron menyerahkan tropy dan hadiah kepada Juara Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP se-Kota Bandung |
Pesan tersebut disampaikan Farhan
saat menghadiri Babak Final Lomba Cerdas Cermat Matematika antar-SMP Negeri
se-Kota Bandung Tahun 2026 di Auditorium Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan
(BBGP) Jawa Barat, Kamis (5/11/2026).
Farhan menekankan bahwa penguasaan
logika melalui matematika merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun
pendidikan Kota Bandung yang berorientasi pada ilmu pengetahuan, teknologi, dan
karakter berakhlak mulia.
Penguatan Budaya Berpikir Logis:
Farhan menyebut matematika sebagai pintu masuk menguasai logika, yang sangat
dibutuhkan siswa dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari.
Pemerataan Akses Pendidikan: Pemkot Bandung menyoroti tantangan sekitar 7.800 anak di Kota Bandung yang belum mengecap bangku sekolah. Penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor—mulai dari pemerintah, guru, keluarga, hingga lembaga filantropi.

Wali kota dan Kadisdik menyaksikan final lomba cerdas cermat Matematika tingkat SMP se Kota Bandung
Kesehatan Fisik & Mental Siswa:
Selain akademik, Pemkot tengah mengkaji penambahan porsi pendidikan jasmani
serta penguatan kapasitas guru Bimbingan Konseling (BK) untuk memperluas
layanan kesehatan mental di sekolah.
Hasil Final Cerdas Cermat
Matematika 2026
Kompetisi tingkat SMP Negeri
se-Kota Bandung ini berlangsung sengit dan melahirkan para juara:
Juara 1: SMP Negeri 15 Bandung
(Skor: 1.675)
Juara 2: SMP Negeri 58 Bandung
(Skor: 575)
Juara 3: SMP Negeri 41 Bandung
(Skor: 425)
Melalui penguatan nalar kritis dan
pemenuhan hak pendidikan yang inklusif, Pemkot Bandung optimistis dapat
mencetak SDM unggul, sehat, dan berkarakter untuk menyongsong agenda Indonesia
Emas 2045. (ziz/red).
