Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Daddy : Jembatan Cikanci Cirebon Putus Tergerus Arus Sungai

Rabu, 01 Maret 2017 | 15:57 WIB Last Updated 2017-03-02T08:32:05Z
Klik
Daddy Rohanady, anggota DPRD Jabar didampingi Cakra Suseno
 (anggota DPRD Kab Cirebon) tinjau jembatan Cikanci yg Putus
tergurus air Sungai meluap)      (Foto:ist) 
BANDUNG – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar H.Daddy Rohanady mengatakan, sewaktu dirinya melakukan kegiatan reses anggota DPRD Jabar masa sidang I tahun 2017, di desa Buntet Kecamatan Astanyapura Kabupaten Bogor, sempat melihat langsung jembatan yang putus tergerus aliran sungai Cikanci yang meluap.

Menurut Daddy Rohanady, sebelum tergurus air sungai Cikanci yang meluap kerena derasnya hujan, jembatan dalam kondisi baik/ bagus. Nemun, akibat hujan yang cukup lebat akhirnya sungai meluap, sehingga mengakibatkan pondasi jembatan Cikanci terbawa arus sungai.

Tergerusnya jembatan Cikanci yang terletak di Dusun 2 RT 01/EW 04 Desa Buntet kecamatan Astanyapura Kab Cirebon terjadi pada tanggal 15 Februari lalu. Saat itu, hujan sangat lebat dan deras, sehingga terjadi banjir dan air sungai Cikanci meluap, kata Daddy saat ditemui HU.Fakta Jabar di ruang Komisi IV DPRD Jabar, Kamis (01/03).

Berhubung jembatan Cikanci yang memiliki panjang sekitar 20 M dengan lebar 3 meter labih tersebut terbuat dari beton, sudah putus dan tidak dapat berfungsi lagi, akgirnya pemerintah setempat bersama masyarakat bergotong royong membuat jembatan sementara dari bambu. Sehingga, saat ini aktifitas masyarakat tetap berjalan.

Namun, ketika saya melakukan reses di desa Buntet tersebut didampingi oleh anggota DPRD Kab Cirebon R.Cakra Suseno, masyarakat mengusulkan untuk dapat dibangun kembali dengan kontruksi lebih kuat agar tidak terjadi lagi kerusakan atau putus terbawa arus sungai Cikanci.

Aspirasi dan permintaan masyarakat Desa Buntet tersebut, cukup wajar, mengingat jembatan tersebut setiap hari dilalui masyarakat baik yang berjalan kami, kendaraan bermotor roda 2 maupun kendaraan ringan roda 4. Sedangkan jembatan sementara dari Bambu tidak dapat dilawati kendaraan roda 4. Untuk itu, sebagai anggota DPRD Jabar dari Dapil Kab/kota Cirebon dan Kab Indramayu tentunya, saya akan perjuangkan agar secepatanya dapat dibangun kembali.

Sedangkan terkait kebutuhan anggaran diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp.400 sampai Rp.500 juta. Berhubung cukup besarnya anggaran yang dibutuhkan dan cukup memakan waktu dalam pekerjaannya, rasanya tidak mungkin dapat diusulkan dalam APBD Perubahan Jabar 2017 ini. Tapi kita akan perjuangan dapat masuk dalam APBD Murni 2018 mendatang, ujarnya.

Lebih lanjut Daddy mengatakan, di Dusun 2 Desa Buntet tersebut terdapat dua jembatan, yang jaraknya satu sama lain tidak terlalu jauh. Namun, kondisi jembatannya juga sudah harus diperbaiki, Untuk itu, warga meminta kalau bisa kedua jembatan tersebut baik yang sudah putus maupun yang masih dapat dipergunakan dapat segera dibangun dan direnovasi.

Ada 10 orang anggota DPRD Jabar berasal dari Dapil 10 Jabar (kab/kota Cirebon dan Kab Indramayu). Untuk itu, tentunya, kami akan berjuang dalam pembahasan Rencanangan APBD Jabar 2018, agar biaya pembangunan dan renovasi jembatan Cikanci di desa Buntet Kecamatan Astanyapura Kab Cirebon dapat dianggarkan. Tandasnya. (husein).
 
×
Berita Terbaru Update