Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pilgub Jabar 2018, Fraksi Gerindra Dorong Emil Maju Jalur Independen

Senin, 03 April 2017 | 17:07 WIB Last Updated 2017-04-03T10:07:40Z
Klik
Ricky Kurniawan,LC, Ketua FP Gerindra
DPRD Jabar ( Foto:husein)
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA.COM,- Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat H.Ricky Kurniawan, LC mengatakan dirinya cukup senang mendengar Walikota Bandung Ridwan Kamil telah mendapat dukungan dari Relawan Barka ( Barya Ridwan Kamil) untuk maju dalam pertarungan Pilgub Jabar 2018 melalui jalur independen.

Dukungan dari Relawan Barka untuk kang Emil, patut kita apresisasi, untuk itu, kita (FPGerindra-red) mendorong kang Emil maju melalui jalur independen dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang.

Berdasarkan beberapa survey terhadap cagub Jabar 2018, kang Emil memiliki nilai elektabilitas, popularitas dan integritas, cukup tinggi, sehingga sangat cocok bila maju melalui jalur independen, kata Ricky saat ditemui di DPRD Jabar, Senin (3/4).

Dikatakan, berbagai kalangan menilai kang Emil cukup berhasil memimimpin dan membawa perubahan bagi Kota Bandung, bahkan dibeberapa kesempatan, kang Emil maupun pendukungnya mengatakan cukup optimis dapat memenangkan pertarungan Pilgub Jabar 2018. “Dengan siapapun kang Emil berpasangan pasti menang”, ujarnya.

Ricky mengungkapkan, sewaktu kang Emil mau mencalonkan Walikota Bandung berpasangan dengan Mang Oded M Danial (PKS), mereka langsung menemui Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di hambalang. Saat itu ada, disetujui dengan beberapa kesepakatan. Namun, dalam perjalanan, setelah menjadi Walikota Bandung, kepedulian kang Emil terhadap Partai Gerindra sangat minim. Bahkan, tanpa mempertimbangkan Etika politik, tiba-tiba mendeklarasikan diri menjadi cagub partai Nasdem.

“Atas dasar beberapa pertimbangan dan kajian, akhirnya Partai Gerindra tidak memasukan kang Emil dalam bursa calon Gubernur Jabar 2018”, tegasnya.

Partai Gerindra mempunyai pengalaman pahit dalam pertarungan pilkada, seperti DKI, kita usung Ahok dan akhirnya menang dan kini jadi Gubernur DKI. Kedua, Gerindra mengusung Ridwan Kamil (kang Emil) dalam Pilwalkot Bandung, menang juga. Namun, dalam perjalanan, keduanya menyatakan mundur dan tidak mengakui bahwa mereka menang dalam Pilkada, atas dukungan Partai Gerindra. Inikan aneh ?... ujarnya.

Untuk itu, saya selaku Ketua Fraksi gerindra DPRD Jabar dan pengurus DPD Partai Gerindra Jabar, sangat mendorong kang Emil maju melalui jalur Independen. Karena Gerindra sudah menutup peluang bagi kang Emil untuk maju melalui partai Gerindra, tegas Ricky.

Lebih lanjut Ricky mengatakan, bahwa Partai Gerindra saat ini tengah mempersiapkan beberapa kader terbaik untuk maju dalam pertarungan Pilgub Jabar 2016, jumlahnya ada sekitar 5 orang. Ketika diminta menyebutkan siapa saja ?...., secara diplomatis Ricky mengatakan, nantilah, harap sabar sebentar, masih cukup waktu.

Apakah Wagub Deddy Mizwar (Demiz) merupakan salah satu yang akan diusung Partai Gerindra ?... , Ya, Demiz salah satunya. Bahkan Demiz sudah bersedia menjadi kader Partai Gerindra, ujarnya.

Adapun terkait koalisi dengan partai mana, Ricky mengatakan, sesuai dengan peraturan Pilkada, bahwa partai yang mengusung calon harus memenuhi persyaratan sebesar 20% dari jumlah kursi di DPRD. Kursi di DPRD Jabar ada 100 orang, maka harus minimal 20 kursi. Sedangkan kursi Fraksi Gerindra di DPRD Jabar hanya ada 9, jadi masih kurang. Untuk itu, tentunya kita akan berkoalisi dengan partai lain.

Soal berkoalisi dengan partai mana, saat ini masih dalam penjajakan, karena kita ingin menang. Apalagi Pilgub Jabar 2018 bersamaan dengan Pilkada di 16 kab/kota di Jabar, jadi harus hati-hati. Kita usahakan, koalisi di Pilgub sama dengan koalisi di Pilkada untuk 16 kab/kota. Sehingga memudahkan kita, saat melakukan kampanye, tandasnya. (sein/edy)




×
Berita Terbaru Update