Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kondisi Jalan Waluran Menuju Palangpang Ciletuh Dulu Berlobang dan Berdebu Kini Mulus

Rabu, 30 Agustus 2017 | 17:04 WIB Last Updated 2017-08-30T12:20:17Z
Klik
dulu rusak parah penuh lobang
Kodisi  jalan Waluran-Palangpang menuju  Geopark Ciletuh,
(foto  : kondisi dulu, jalan rusak parah & berlubang )
KAB.SUKABUMI, FAKTABANDUNGRAYA.COM,-- Masyarakat kawasan Geopark Ciletuh, terutama yang berada di jalur/ jalan Waluran menuju Palangpang, dua tahun kebelakang, harus penuh dengan kehati-hatian dalam mengendari kendaraan bermotor agar tidak terjerus dalam lobang jalan yang cukup besar dan dalam. Namun, kini jalan Waluran menuju pantai Palangpang sudah mulus dan mantap. 
Kodisi  jalan Waluran-Palangpang menuju  Geopark Ciletuh
(foto: Kondisi Jalan mulus tanpa lobang)
Menurut Ujang salah seorang warga Malerang mengatakan, dulu sewaktu jalan Waluran menuju Pantai Palangpang dikelola oleh Pemkab Sukabumi, setiap kali pergi ke pasar Pelabuhanratu untuk kebutuhan warung, harus penuh kehati-hatian karena cukup banyak lobang jalan.

Bahkan disepanjang jalan Melerang-Waluran, selain berlobang, waktu musim kemarau penuh dengan debu dan saat musim penghujan jalan bak kubangan kerbau. Namun sejak tahun 2015 diambil alih oleh Provinsi menjadi Jalan Provinsi , Alhamdulillah, kondisi jalan yang dibangun tahun 2016 lalu, sampai kini masih mulus belum ada yang berlobang.

Hal ini diungkapkan Ujang warga Malerang ke faktabandungraya.com saat ditemui diwarungnya di jalan pertigaan Waluran-Malerang-Palangpang, pada Minggu (27/08).

Dikatakan, dulu waktu tempuh ke pasar Pelabuhanratu dari Malerang mencapai 5 jam-an, namun kini karena jalan sudah mulus dapat ditempuh kurang dari 2 jam, ujarnya.

Senada dengan Ujang, ditempat terpisah, Cecep Hidayat, warga Palangpang mengatakan, jalan dari Waluran sampai Pantai Palangpang ada sekitar 36 KM. Berhubung jalan dalam kondisi rusak parah dan berliku akhirnya cukup banyak menyita waktu, bisa mencapai 6 jam-an, namun kini dapat ditempuh hanya 2,5 jam saja, ujarnya.

Cecep juga mengatakan, dulu warga Palangpang, kalau mau ke pasar Pelabuhanratu untuk membeli kebutuhan rumah tangga maupun warung, lebih baik menggunakan perahu motor nelayan. Dengan perahu motor, dari pantai Palangpang sampai Pelabuhanratu hanya memakan waktu paling lama 2-sampai 3 jam dari pada mellui darat yang jalannya rusak parah dan penuh dengan lobang.

Dalam kesempatan tersebut baik Ujang maupun Cecep, meminta dan berharap kepada Pemrov Jabar melalui Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah II Sukabumi, untuk terus memelihara kondisi sepanjang Waluran sampai pantai Palangpang agar tetap mulus.

Dengan jalan yang mulus, tentunya menunjang kelancaran arus perekomonian warga di kawasan Geopark Ciletuh dan juga dapat meningkatkan kunjangan wisatawan ke Geopark Ciletuh. Apalagi, tidak lama lagi, kawasan Geopark Ciletuh akan ditetapkan sebagai kawasan Geopark Dunia. (sein).

×
Berita Terbaru Update