Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hadapi Pilkada Garut, PDIP Bangun Koalisi Besar

Senin, 20 November 2017 | 19:46 WIB Last Updated 2017-11-20T12:51:17Z
Klik
Dedi Hasan Bahtiar, SE
Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Jabar 
JABAR, FAKTABANDUNGRAYA.COM,-- Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat, Dedi Hasan Bahtiar, SE mengatakan, dalam rangka menghadapi Pilkada Garut 2018, PDI Perjuangan bersama Golkar, PKB, Hanura dan Nasdem akan membangun koalisi besar. Untuk itu, saat ini kita tengah meningkatkan komunikasi dan lebih mengintensifkan lagi.

Koalisi besar ini diabangun dengan harapan, Kabupaten Garut lima tahun kedepan, akan lebih maju dan masyarakatnya semakin sejahtera dengan dipimpin oleh pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat. Yaitu pemimpin yang inovatif, kreatif, keberanian, dalam mengelola pemerintahan dan menggali potensi daerah, sesuai dengan otoomi daerah.

Kabupaten Garut memiliki wilyah cukup luas dengan 42 kecamatan, tapi PAD dan APBDnya termasuk katagori kecil. Untuk itu, pemerintahan ( eksekutif dan Legislatif) kedepan harus mampu melakukan ektensipikasi dan intensipikasi terhadap potensi pendapatan daerah, harus sigali, dibenarkan dan diuji, dihitung kembali potensi PAD.

Hal ini dikatakan Dedi Hasan Bahtiar (DHB) saat ditemui di ruang kerja Fraksi PDIP DPRD Jabar, jalan Diponegoro no 27 Bandung, Senin (20/11).

Dikatakan, Potensi kepariwisataan Garut cukup besar, namun, saya belum lihat seberapa besar menyumbang PAD. Memang beberapa objek wisata di Garut berada di lahan perhutani, untuk itu perlu dilakukan pendekatan lagi, dan juga tentunya tidak mudah mengeluarkan IMb, ijin prinsip. Harus jelas dulu kontribusinya terhadap pemerintah daerah (PAD). Selain itu, Garut merupakan penghasil pertanian, ujarnya.

Sementara itu, terkait, Pilkada Garut, menurut DHB, berdasarkan hasil kegiatan sosialisasi yang dilakukan keseluruh pelosok se wilayah Kab. Garut, saya bersama tim dari PDIP Garut menarik disimpulkan bahwa masyarakat Garut menginginkan perubahan, dan menginginkan sosok baru yang bisa komunikatif, menjadi solusi permasalahan warga serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat Garut selain menginginkan perubahan, juga tidak menginginkan lagi adanya disparitas dalam pembangunan. Hal ini dirasakan dan disampaikan langsung oleh masyarakat Garut Selatan kepada saya dan tim. Masyarakat menginginkanpembangunan yang merata, untuk itu polanya harus dirubah dan jangan sampai terjadi disperitas yaitu, pembangunan yang merata dan lebih mengakomudir kepantingan warga secara keseluruhan, jelas DHB.

Bagaimana tanggapan dan sikap anda terkait tuntutan masyarakat Garsel terkait permintaan DOB Garsel dan tidak akan memilih calon Bupati/Wakil Bupati yang mendukung DOB Garsel ?.. Menurut DHB, tuntutan masyarakat Garsel itu cukup wajar, dan tidak jadi masalah.

Pan tujuan DOB itu, untuk mempercepat akselerasi pembangunan Manusia (SDM), infrastruktur, pelayanan public semakin baik, Pendidikan, Kesehatan dan Perkonomian dan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi warga, sehingga perlu kita dukung sepenuh hati, tegas DHB.

Lebih lanjut DHB mengatakan, Anggota DPRD Jabar dari Dapil Kab/kota Tasikmalaya dan Kab Garut ada sebanyak 11 orang dan saya merupakan salah satunya dari PDIP. Sebagai anggota DPRD Jabar, tentunya kami berjuang maksimal agar Daerah Pilihan (Dapil) mendapatkan alokasi anggaran dari APBD Jabar tiap tahun meningkat.

“Alhamdulillah, setiap tahun anggaran bantuan Gubernur untuk Kab Garut terus meningkat. Hal ini, karena prinsip dan niat kita sama yaitu ingin memajukan Kab Garut lebih maju lebih sejahtera dan lebih berdaya guna lagi”, tandasnya. (sein).
×
Berita Terbaru Update