Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Harminus : Bawaslu Menilai Debat Pertama Pilgub Jabar “Luar Biasa”

Selasa, 13 Maret 2018 | 12:41 WIB Last Updated 2018-03-13T06:17:00Z
Klik
JABAR, (FBR.Com),-- Ketua Badan Pengawas Pemilu Ptovinsi Jawa Barat, Harminus Koto menilai depat pertama calon Gubernur/wakil Gubernur Jabar yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar yang disiarkan secara langsung di Kompas TV, sangat luar biasa dan dapat dikatakan sukses adanya.

Dalam ajang debat tersebut, konten-kontenya dan subtansinya cukup baik, karena dirncang 18 Guru Besar dari Perguruan Tinggi di Jabar dan seluruh pendukung dari keempat Paslon Gubernur, satu sama lain saling menghargai bahkan antar calonpun tadi saling menghargai. Sehingga terlihat jelas hubungan harmonis antar paslon cukup terbangun diatas dan dibawah juga terbangun. Hal ini sangat baik sebagai contoh demokrasi di Indonesia.

Untuk itu, kami dari Bawaslu Jabar, tentunya berharap pada debat-debat mendatang dan bahkan sampai hari pencoblosan 27 Juni 2018 mendatang hubungan harmonis tetap terjaga dan kondisi tetap terjada dan kondusif.

Hal ini dikatakan Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto didampingi Ketua Devisi Hukum Yusuf Kurnia kepada faktabandungraya.com ketika dimintai tanggapan terkait pelaksanaan Debat Pertama Pilgub Jabar 2018, di gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga)-Bandung, Senin (12/3/18) malam.

Dalam debat yang dipandu oleh moderator Rossina Silalahi dikembangkan bagaimana pemilih satu sama lain saling menghargai dan menjadi pemilih yang cerdas setelah mendengar paparan visi-misi dan program yang diusung oleh masing-masing Paslon.

Debat paslon Gubernur akan digelar sebanyak 3 kali, jadi masih ada dua debat lagi, untuk itu, tentunya pihak KPU Jabar akan kembali meminta masukan dari beberapa ahli dibidang masing-masing untuk bidang-bidang yang akan didebatkan dalam depat mendatang.

Untuk itu, Bawaslu sangat mengharapkan, setelah masyarakat mendengar dan menyaksikan paparan dari masing-masing paslonGub, angka partisipasi masyarakat dapat meninggkat. Selain itu, kita juga berharap bahwa Pilkada di Jabar beda dengan provinsi atau daerah lain, karena Jabar memeiliki budaya yang tinggi, kultur yang tinggi, masyarakatnya willcome, antar pendukung tidak ada saling ledek. Bahkan didalam Gedung sabuga tadi anatar pendukung cukup mencair / bersatu.

Dengan demikian kita optimis, Pilkada Serentak 2018 di Jabar akan berjalan damai, tentram, kondusif dan semoga hasilnya maksimal. Sehingga melihirkan pemimpin daerah yang benar-benar sesuai harapan masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat yang dipimpinnya, tandas Harminus. (sein).



×
Berita Terbaru Update