Pilkada 2018, Ineu : Agar Partisipasi Masyarakat Tinggi, KPU Harus Gencar Lakukan Sosialisasi

BANDUNG, (FBR.Com),-- DPRD Provinsi Jawa Barat berharap angka partisipasi masyarakat dalam ajang Pilkada Serentak 2018 bisa diatas 75 persen. Untuk itu, Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari dalam beberapa kesempatan kita minta kepada pihak penyelenggara Pilkada terutama KPU untuk lebih gencar lagi melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.

Menurut Ineu, bila melihat hasil penyelenggaraan Pilkada Serentak 2015 dan 2017 lalu, angka partisipasi masyarakat kurang maksimal, untuk itu pada ajang Pilkada Serentak 2018 sekarang, ada Pilgub dan 16 Pilkada Kab/kota di Jabar. Tentunya kita sangat berharap, angka partisipasi masyarakat dapat meningkat.

“Ya minimal 75 persen dan lebih bagus lagi bisa mencapai 80 persen, untuk itu kita minta KPU Jabar dan KPUD Kab/kota untuk lebih gencar lagi melakukan sosialisasi”, harap Ineu, usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat Jl Diponegoro, Bandung, Selasa, (6/3/18).

Dewan juga minta kepada pihak Bawaslu Jabar dan Panwaslu Kab/kota untuk melakukan pengawasan secara ekstra, agar bisa untuk mengantisipasi kecurangan dalam penyelenggaraan Pilkada.

Kami dari legislatif secara bersama-sama terus mendorong agar pesta demokrasi ini semakin baik dan meningkat. Bahkan secara kelembagaan Dewan melalui Komisi I yang membidangi pemerintahan, terus berkoordinasi dan meminta pihak KPU dan Bawaslu agar bisa bekerja secara bersama-sama dalam menyukseskan Pilkada.

Sementara itu terkait Daftar Pemilih, Ineu mengatakan, penetapan Daftar Pemilih Tetap baru akan ditetapkan pada bulan April mendatang, untuk itu, kita menghimbau agar dalam waktu satu bulan ke depan semua pihak mampu mengoptimalkan sosialisasi agar masyarakat memberikan hak pilihnya..

"Jangan sampai ada masyarakat yang ketinggalan karena ini hak masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam Pilkada ini," katanya.

Sementara itu, Komisiner KPU Jawa Barat, Nina Yuningsih mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah demi mendongkrak angka partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Sebab, jika mengacu pada Pilgub Jawa Barat beberapa tahun terakhir, partisipasi pemilih mengalami penurunan.

Nina mengungkapkan, pada penyelenggaraan Pilgub Jawa Barat 2004, angkat partisipasi pemilih sebesar 86,19% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 26.180.058 orang. Angka tersebut mengalami penurunan pada Pilgub Jawa Barat 2008 menjadi 67,32% dengan DPT sebanyak 27.933.259.

"Kondisi ini tentu jadi tantangan berat buat kita. Karena memang trennya mengalami penurunan," kata Nina.

Dia melanjutkan, tingkat partisipasi pemilih juga kembali mengalami penurunan pada Pilgub Jawa Barat 2013 dibanding dua penyelenggaraan Pilgub sebelumnya dengan angka sebesar 63,85% dengan jumlah DPT sebanyak 32.440.236.

Menurutnya, KPU telah menyiapkan sejumlah langkah sebagai upaya meningkatkan angka partisipasi pemilih di Pilgub 2018. Salah satunya ialah melakukan sosialisasi langsung kepada seluruh masyarakat dengan segmentasi khusus.

"Seperti sosialisasi kepada kelompok perempuan, pemilih pemula sampai kelompok disabilitas. Kita juga siapkan sosialisasi melalui kegiatan yang sifatnya massal," pungkasnya. (sein).

Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.