Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Terdapat 4 Kolam Ikan Di Outlet IPAL, PT CGN Diapresiasi Dansektor 21

Rabu, 26 September 2018 | 16:59 WIB Last Updated 2018-09-28T06:50:18Z
Klik
FAKTABANDUNGRAYA.COM, CIMAHI - Dansektor 21 beri apresiasi kepada pihak manajemen PT Central Georgette Nusantara (CGN), pasalnya perusahaan ini bukan hanya mampu menghasilkan limbah yang jernih, tapi terdapat 4 kolam yang ditanami ikan di ujung outlet pembuangan.

Hal ini, kata Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat, menunjukkan niat dan dukungan yang nyata terhadap program percepatan pengendalian pencemaran ekosistem DAS Citarum, khususnya dari pencemaran yang diakibatkan oleh limbah industri.

Apresiasi diberikan Dansektor 21 kepada perusahaan tekstil yang berada di Jalan Cibaligo, Kota Cimahi, karena telah mampu memaksimalkan waktu yang diberikan untuk memperbaiki hasil pengolahan limbah dan memenuhi parometer sederhana yang diinginkan Satgas, yakni limbah jernih dan terdapat kolam yang ditanami ikan di ujung outlet sebelum dialirkan ke sungai.

"Parometer sudah dipenuhi, yakni limbah jernih dan terdapat kolam ikan. Bahkan ada 4 kolam ikan yang ada di ujung outlet melebihi ekspektasi, ini perlu diapresiasi," ujar Kolonel Yusep, Rabu, (26/9).

Meski memberi apresiasi atas apa yang dilakukan perusahaan dalam membenahi pengolahan limbah cairnya, Dansektor 21 tetap melakukan tindakan waspada dengan membuat komitmen pernyataan bersama pimpinan perusahaan, yang isi pernyataan berupa komitmen untuk konsisten dalam mengelola dan menghasilkan limbah seperti ini (jernih), sebagai dukungan terhadap program Citarum Harum.

Diapresiasi oleh Dansektor 21, pimpinan perusahaan Afandi Hermawan melalui Divisi IPAL mengatakan bahwa program perusahaan selama ini adalah menginginkan recycle secara maksimal. Sejak tahun 1994, lanjut Afandi, perusahaan kami sudah melakukan recycle pada limbahnya. Dengan hasil limbah seperti saat ini, pihak perusahaan mengaku meningkatkan jumlah recycle lebih besar.

"Saat ini perusahaan kami telah mampu merecycle limbah sebanyak 90 persen," ujarnya. (Cuy)
×
Berita Terbaru Update