Keluarkan Cairan Berwarna, Satgas Sektor 21 Lokalisir Saluran Pembuangan PT Novatex

Solokan jeruk, ,Faktabandungraya.com,-- Jajaran Sektor 21 Satgas Citarum Subsektor 17/Solokan Jeruk melokalisir lubang saluran milik PT Novatex yang menuju ke parit karena diketahui telah mengeluarkan cairan berwarna dan dalam kondisi hangat, Senin (29/10/2018).

Hal tersebut diungkapkan oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Dansubsektor 21-17 Serka S Patrick kepada wartawan saat melaksanakan kegiatan penutupan saluran itu.

Kami menemukan perusahaan ini, PT Novatex, membuang ke saluran air berupa cairan berwarna kuning dan kondisi hangat,” kata Serka Patrick.

Komandan Satgas Citarum Subsektor 21-17/Solokan Jeruk, Serka S Patrick (kanan), saat diwawancara oleh wartawan disela kegiatan melokalisir saluran pembuangan limbah PT Novatex, Senin (29/10/2018). Kegiatan tersebut, dihadiri dan disaksikan oleh warga dan relawan.

Menanggapi lokalisir saluran pembuangan yang dilaksanakan oleh jajaran satgas, pihak PT Novatex melalui HRD GA Sriyanti, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima tindakan dari satgas, “Ya, kami menerima apa yang dilakukan oleh satgas,” ujar Sriyanti.

“Perusahaan kami memproduksi kain grey, sebetulnya kami sudah melakukan recycle untuk limbah. Apa yang ditemukan oleh satgas betul-betul karena ada keteledoran dari pihak kami saat karyawan melaksanakan bersih-bersih didalam,” terang Sri.

“Tentunya setelah ini kami akan benahi semua,” pungkasnya.

PT Novatex adalah perusahaan pertama di lingkungan Kahatex Group yang diberi peringatan tegas oleh jajaran Sektor 21 Satgas Citarum setelah Dansektor Kolonel Inf Yusep Sudrajat menyampaikan sosialisasinya terhadap 32 orang manajemen perusahaan pada beberapa waktu lalu. (Cuy/rls)

Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.