Kehadiran www.indonesia.go.id dan GPR TV Menjawab Distrosi Informasi di Sosmed

Jakarta, faktabandungraya.com,--- Seiring dengan kemajuan teknologi, maka Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) meluncurkan portal berita www.indonesia.go.id dan Goverment Public Relation (GPR) TV.

Menurut Kemenkominfo, Rudiantata, kehadiran portal www.indonesia.go.id dan GPR TV bertujuan untuk meredam, menetralisir dan menjawab banyaknya distrosi informasi yang beredar di sosial media sebagai upaya untuk provokasi dan menciptakan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Selain itu, kehadiran www.indonesia.go.id dan GPR TV merupakan revitalisasi cara komunikasi pemerintah dengan masyarakat. GPR TV merupakan channel TV Kemenkominfo RI yang tidak hanya menjadi fungsi bagi Kemenkominfo, tetapi juga bagi kementerian dan lembaga pemerintahan lainnya.

Melalui portal berita www.indonesia.go.id dan GPR TV kini sudah bisa ditonton di platform TV satelit Ninmedia dan aplikasi KUGO milik Ninmedia, hari Senin lalu di ruang serbaguna Roeslan Abdulgani, kantor Kemenkominfo.

Selain dihadiri oleh Rudiantara, hadir juga pada acara peluncuran Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko; Guru Besar Manajemen UI, Prof. DR. Rhenald Kasali; dan Staf Khusus Presiden RI, Johan Budi SP.

Lebih lanjut dikatakan, Portal www.indonesia.go.id dan GPR TV hadir untuk memberikan gambaran utuh mengenai Indonesia sebagai upaya untuk nation branding. GPR TV sendiri berfungsi sebagai ruang pemerintah di layar kaca yang terdiri dari 6 pilar program yaitu: Sudut istana sebagai program seputar Presiden dan Wakil Presiden; Bincang Menteri yaitu program kebijakan dari orang No. 1 Kementerian;

Selanjutnya, Kabar Daerah mengenai kemajuan pembangunan di setiap provinsi; Kupas Tuntas Lugas mengenai kebijakan baru pemerintah; Bhinneka Tunggal Ika sebagai program unik tentang keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia; dan Indonesia Jaya, program pencapaian prestasi anak bangsa di ajang nasional dan internasional.

Rudiantara juga menjelaskan, "Hadirnya GPR TV di platform TV satelit Ninmedia merupakanwujud dari pemerataan sumber informasi yang menjadi bagian dari program pemerintah selama ini, dengan memberikan akses informasi mengenai program-program pemerintah kepada seluruh masyarakat terutama yang berada di daerah pelosok dan perbatasan yang selama ini tidak bisa menjangkau channel-channel TV nasional”.

Sementara itu, President Director Ninmedia, Rahadi Arsyad turut menjelaskan, “Sangat memprihatinkan bahwa di era yang sudah digital ini, menyaksikan siaran TV atau radio masih menjadi sebuah kemewahan bagi beberapa area di daerah pelosok dan perbatasan Indonesia, sehingga ini tidak hanya lagi menjadi beban pemerintah semata tetapi sudah sepantasnya menjadi tanggung jawab kita bersama.

Platform TV satelit Ninmedia sendiri bisa menjangkau masyarakat seluruh Indonesia, sehingga kini, masyarakat yang berada di daerah pelosok dan perbatasan bisa menikmati puluhan channel mulai dari tayangan hiburan, edukasi, keagamaan, film, program untuk anak, musik hingga film-film bioskop”.

Sedangkan Rosarita Niken Widiastuti, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) mengatakan, “Tujuan dari GPR TV adalah untuk memfasilitasi lembaga kementerian dan daerah yang memiliki konten dalam format video, dengan memberikan ruang atau media untuk branding sementara visi dari GPR TV sendiri adalah untuk mencerahkan, memberdayakan dan memperkokoh NKRI antara lain lewat pengenalan ragam potensi dan keunggulan Indonesia yang begitu kaya”.

Adapun terkait NINMEDIA INDONESIA yang merupakan platform satelit TV gratis pertama dan satu-satunya saat ini, yang tidak berbayar dan bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia terutama daerah pelosok dan perbatasan di luar pulau Jawa yang selama ini tidak terjangkau oleh channel TV.

Sejak kehadirannya tahun 2016 lalu, Ninmedia kini sudah dinikmati 10 juta pelanggan dari seluruh Indonesia. Melalui visi dan misinya, Ninmedia akan terus mendukung upaya pemerintah dalam hal pemerataan informasi yang merupakan hak seluruh masyarakat Indonesia, dengan menyiarkan tayangan yang berkualitas baik dari segi mutu tontonan hingga teknis penyiaran yang jernih. (rls/red)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.