Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sri Rahayu Serap Aspirasi Warga Karawang Wetan, Soroti Polemik Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 09 Maret 2026 | 14:51 WIB Last Updated 2026-03-09T07:51:03Z
Klik
Hj. Sri Rahayu saat melaksanakan pengawasan pemerintahan di Kelurahan Karawang Wetan Kan Karawang



KARAWANG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Sri Rahayu, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 dengan menyerap aspirasi masyarakat di Kelurahan Karawang Wetan, Kabupaten Karawang, Senin (9/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sri Rahayu menampung berbagai keluhan dari perangkat kelurahan serta masyarakat terkait polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan memastikan penggunaan anggaran, termasuk Dana Desa atau dana kelurahan, berjalan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan persoalan dalam pengelolaan aset daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan yang dijalankan di desa atau kelurahan tidak menimbulkan masalah baru, terutama terkait penggunaan anggaran dan pengelolaan aset daerah,” ujar Sri Rahayu saat berdialog dengan warga.

Kegiatan tersebut dihadiri Luruh Kelurahan  Karawang Wetan, Nenti Kurniawati, bersama Sekretaris Kelurahan Amir Muhidin, serta sejumlah unsur kelembagaan masyarakat. Turut hadir perwakilan Karang Taruna, Forum RW, kader Posyandu, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam pertemuan itu, sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran terkait laporan pemotongan dana desa atau dana kelurahan yang dikaitkan dengan pembangunan KDMP. Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu prioritas pembangunan di tingkat desa maupun kelurahan.

Menanggapi hal tersebut, Sri Rahayu menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengawasan legislatif merupakan bagian penting dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang dari tujuan awal pembangunan.

Luruh Karawang Wetan memberikan penjelasan tentang program desa/kelurahan


 

Selain menyoroti polemik KDMP, DPRD Jawa Barat juga menilai pentingnya upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah. Salah satunya melalui wacana pemekaran wilayah desa di daerah dengan jumlah penduduk yang padat, seperti di Kabupaten Sukabumi.

Menurut Sri Rahayu, langkah tersebut dapat menjadi solusi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan.

“Pengawasan yang kami lakukan bertujuan agar tata kelola pemerintahan berjalan lebih transparan, efisien, dan akuntabel, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan serap aspirasi dan pengawasan ini, DPRD Jawa Barat berharap berbagai persoalan yang muncul di tingkat desa maupun kelurahan dapat segera ditemukan solusinya, sehingga program pembangunan daerah tetap berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat. (fj/sein).

×
Berita Terbaru Update