Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pimpin Rapat Koordinasi Dan Peninjauan Program Citarum Harum, Ini Kata Kemenko Kemaritiman

Rabu, 05 Desember 2018 | 18:09 WIB Last Updated 2018-12-05T11:09:26Z
Klik

FAKTABANDUNGRAYA.COM, KATAPANG - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pimpin Rapat koordinasi dan peninjauan lapangan, di wilayah Sektor 8 desa Cilampeni, Katapang, Kabupaten Bandung, Rabu (5/12). Agenda ini digelar untuk melihat perkembangan implementasi Perpres No 15 Tahun 2018 tentang pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum.

Rapat yang juga dihadiri Dansatgas sekaligus Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan stakeholder terkait diantaranya Kementerian KLHK, Kementerian Ristek Dikti, Kementerian PUPR, PTPN VIII, PT Perhutani, dan Perum Jasa Tirta II, juga Pemda Kabupaten Bandung serta SKPD terkait. Diawal pelaksanaan rapat, Menteri Luhut Binsar Pandjaitan mendengarkan paparan dari para Komandan Sektor Satgas Citarum, tentang sejauh mana upaya yang telah dilakukan dan kendala yang dihadapi di masing-masing Sektor yang ada di sepanjang sungai Citarum.

Dalam rapat, Menteri Luhut BP, berjanji akan membackup secara total terkait anggaran dan kebijakan yang akan dilakukan guna merevitalisasi dan mengembalikan kelestarian DAS Citarum. Dirinya juga menyampaikan bahwa dalam penanganan persoalan ini, semua stakeholder harus mampu berkolaborasi dengan baik. "Dansektor harus melakukan koordinasi yang dengan pemda, begitupun pemda harus mendidik rakyat bahwa sampah harus di pilah-pilah, teknologinya kita buat, yang penting buatan dalam negeri," ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa memang yang sulit adalah kolaborasi, untuk itu dirinya semua pihak harus bisa open heart, open mind, open will.

"Sekarang kita bicara bahwa ini adalah bidang rame-rame, saya di jakarta sebagai payung, jangan takut membuat keputusan. Karena ini untuk kepentingan generasi yang akan datang, karena kita menjadi leader di dunia membenahi lingkungan. Biarlah citarum menjadi contoh di dunia," tegasnya.

Untuk tahun 2019, lanjut Menteri Luhut, pemerintah pusat akan menggelontorkan anggaran 600 Miliar rupiah dan Pemprov Jawa Barat 100 Miliar rupiah. 

"Nanti anggaran itu Gubernur yang akan mengelola dan mengalokasikan sesuai pola yang akan dilakukan," ujarnya.

Sementara, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa untuk tahun 2019, dengan anggaran yang ada, pihaknya akan membangun 50 Incenerator, pembelian 10 eskavator, dan pembuatan wahana di salah satu Oxbow yang ada di Bojong Soang.

"Untuk incenerator saya berharap dibangun di lahan BBWS, 10 eskavator yang dipesan dari pindad, serta membangun desa percontohan di oxbow bojong soang, satu dari empat belas oxbow yang ada bantaran sungai," ungkap Ridwan Kamil dalam rapat. (Cuy)
×
Berita Terbaru Update