Serap Aspirasi, Anggota DPRD Jabar Lakukan Reses ke-I/2019

Jabar, faktabandungraya.com,-- Seluruh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat saat ini tengah melaksanakan kegiatan Reses I tahun sidang 2019 di Daerah Pemilihan masing-masing. Kegiatan reses ini berlangsung dari tanggal 19 sampe dengan 28 Februari 2019. Adapun tujuannya untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi masyarakat yang di Dapil masing-masing yang selanjutkan akan diperjuangkan.

Hasil kegiatan reses akan pertanggungjawabkan dalam sidang paripurna DPRD Jabar dengan agenda Laporan pertanggungjawaban kegiatan reses.

Berikut ini beberapa kegiatan reses anggota DPRD Jabar:

Anggota Komisi II DPRD H.Drajat Hidayat Sutardja dari Fraksi PDIP melakukan kegiatan reses di Daerah Pemilihan Jabar V (Kab Bogor) di Kampung Babakan Hegarmanah RT.03 RW.07 Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor.

Setelah menjelaskan maksud tujuan kegiatan reses, Drajat juga memberikan berbagai informasi yang berkaitan dengan kedinasan dewan dan apa-apa yang telah diperjuangkan selaku wakil rakyat dari kabupaten bogor.

Dalam kesempatan tersebut, warga yang hadir menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari permasalahan kesehatan, pendidikan, infrastruktur termasuk juga soal perekonomian. Namun, warga Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan-Kab Bogor sempat kaget ketika Drajat menyampaikan bahwa dalam Pileg 2019 mendatang, dirinya tidak lagi dari Dapil Kab Bogor. Karena Partainya (PDIP) menugaskannya ke Dapil Jabar II Kab Bandung.

Sementara itu, R.Yunandar Eka Perwira (FPDIP) asal dapil Jabar I melakukan kegaiatan Reses I dikawasan Jl. Surya Sumantri , Kota Bandung. (Selasa 19 Febuary 2019).

Yunandar selaku Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan Sosialisasi Perda Kewirausahaan Daerah yang baru saja disahkan oleh Gubernur dan DPRD Jabar kepada kaum muda Milenial.

Dalam paparan resesnya, Yunandar menyampaikan Perda Kewirausahaan mengatur tentang adanya Sistem zonasi berdasarkan keunggulan daerah; Pembentukan etalase dan galeri berbasis potensi produk di dalam dan luar negeri; pembentukan pusat konsultasi; pembentukan pusat data dan informasi; penyediaan ruang dan kerjasama; ,mendukung sarana dan prasarana pemberdayaan kewirausahaan . (hms/sein)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.