KPU Jabar : Semua Persiapan Pemilu Sudah Siap, Tinggal Pelaksanaan

Jabar, Faktabandungraya.com,-- Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok mengatakan, besok 17 April adalah hari pencoblosan, semua persiapan telah dipersiapkan secara matang. Bahkan, siang hari ini kita telah mendistribusaikan kotak dan surat suara ke TPS-TPS di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Semua kebutuhan logistik pelaksanaan pencoblosan, seperti bilik suara, kotak suara, surat suara, tinta dan daftar pemilih, bantal dan alat pencoblos (paku), siang hari ini kita distribusikan ke seluruh TPS-TPS se Jabar yang berjumlah sebanyak 138.000 TPS”, kata Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok dalam acara Jabar Punya Informasi (JAPRI) di Gedungsate Bandung, jalan Diponegoro no 22 Bandung, Selasa (16/4-2019).

Hadir dalam acara Japri tersebut, Gubernur Jabar M.Ridwan Kamil, Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan, Sekda Pemprov Jabar, Iwa Karniwa dan Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Politik dan Kesra Setda Jabar, Daud Ahmad.

Dikatakan, dalam mendistribusikan logistik Pemilu dilakukan pengawalan dari aparat keamanan (Polri-TNI) sampai ketempat penyimpanan TPS. Di tempat penyimpanan TPS juga dijaga ketat. Jadi, In syaa Allah aman, ujarnya.

Rifki juga mengatakan, untuk menjaga keamanan logistik dan pelaksanaan Pemilu 2019, KPU Jabar mengerahkan sekitar 1,2 juta petugas yang terdiri dari KPU, Banwaslu/Panwaslu dan petugas perlindungan masyarakat (linmas). Semua petugas dipastikan semuanya siap.

Adapun terkait, jumlah DPT ada sekitar 33,2 juta jumlah pemilih yang tersebar di 138.000 TPS. Jumlah DPT tersebut merupakan data terakshir setelah dilakukan perbaikan sebanyak tiga kali. Jadi DPT di provinsi Jawa merupakan terbanyak diseluruh Indonesia.

E-KTP dan Suket Dapat Digunakan

Lebih lanjut Rifki mengatakan, bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kertas panggilan C6, dapat menggunakan hak suaranya dengan catatan harus membawa e-KTP atau Surat Keterangan (Suket) dan langsung mendaftarkan diri di TPS terdekat sesuai dengan alamat domisili bersangkutan.

Namun demikian, pembawa E_KTP dan Suket melakukan pemilihan di TPS setelah pukul 12 Wib menunggu orang yang sudah terlebih dahulu melakukan pendaftaran, ujarnya.

Untuk waktu pelaksanaan pencoblosan dimulai dari pukul 07.00 s.d 13.00 wib atau durasi selama 6 jam. Namun, bila sampai batas waktu tersebut ternyata yang terdaftar masih ada yang belum tercoblos, maka waktu pencoblosannya dapat diperpanjang sampai semua dapat mencoblos.

Tetapi perlu dicatat, bahwa bagi warga yang datang untuk mendaftar diatas jam 13.00 WIB sudah tidak dapat lagi mendaftar, sehingga secara otomatis tidak dapat menggunakan hak suaranya. Untuk itu, ayo datang ke TPS pagi-pagi, himbaunya.

Terdampak Banjir

Saat ini ada beberapa TPS yang terkena dampak banjir, hal ini seperti di Kabupaten Bandung, ada sebanyak 210 TPS terdampak atau terendam banjir, sehingga TPS tersebut lokasinya akan dipindahkan saat pencoblosan Pemilu pada Rabu, 17 April 2019.

Terdampak banjir yang paling banyak di Kecamatan Baleendah sedangkan di kabupaten kota lainnya aman.

Ada enam kecamatan di Kabupaten Bandung yang TPS-nya terendam banjir sehingga harus dipindahkan lokasinya yakni kecamatan Baleendah, Bojongsoang, Banjaran, Ciparay, Rancaekek, Dayeuhkolot. Itu tersebar di delapan desa.

Memang yang parah itu Kabupaten Bandung, di sana banjir menyebabkan harus ada pemindahkan lokasi TPS karena terendam hanjir. Kalau daerah lain seperti Indramayu itu sudah bisa ditangani dan tidak berdampak pada TPS, tandasnya. (husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.