TGB : Tolong Tunjukan Kebijakan Jokowi Yang Merugikan Umat Islam

Bandung, Faktabandungraya.com,--- Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi secara tegas mengatakan, dirinya hampir selama 2 tahun mengamati dan mempelajari semua kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi, tidak ada satupun kebijakan yang merugikan ummat Islam.

Selama 4,5 tahun Presiden Jokowi memimpin Indonesia, saya tidak menemukan satupun kebijakan yang dikeluarkan Jokowi yang merugikan ummat Islam, baik itu berupa Undang-undang, Peraturan Presiden (Perpres), Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu), Instruksi Presiden (Inspres), Keputusan Presiden (Keppres), maupun Peraturan Pemerintah (PP).

“Jadi kalau ada pihak-pihak yang mengatakan, ummat Islam banyak dirugikan selama kepemimpinan Jokowi, tolong tunjukan kepada saya”, tegas TGB dalam acara One Day Training With TGB Zainul Majdi “ Mewujudkan Islam Wasathiyah Memperkokoh Ukhuwah Wathoniyah, di Bale Asri Pusdai Jabar, Kamis (11/4-2019).

Acara tersebut dihadiri sekitar 2.500 ulama, ustadz dan para santri dari berbagai wilayah se Jabar, bahkan ada yang dari Sumatera, NTB, Banten, Jakarta, dan Jateng.

Dikatakan, Jokowi itu orangnya sangat sederhana, cerdas, teliti dan merakyat. Bahkan selama menjadi Presiden, kemajuan dan pemerataan pembangunan dilakukan secara bertahap dan merata. Baik dibidang infrastruktur, perekonomian, kesehatan, pendidikan maupun SDM. Sehingga tidak salah kalau mayoritas masayrakat Indonesia masih sangat menginginkan Jokowi dapat kembali memimpin Indonesia lima tahun mendatang.

Adapun terkait, maraknya berita bohong atau hoax yang menyudutkan Jokowi, hal ini sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu untuk menggerus elektabilitas Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 ini.

Berbagai berita hoax, fitnahan selama ini yang ditujukan kepada Jokowi terus berulang, seperti Jokowi adalah PKI dan keturunan Kristen; Jokowi anti Islam; Jokowi melakukan kriminalisasi ulama; Jokowi Pro Asing-Aseng; Jokowi bikin susah rakyat; Jokowi bikin sembako naik.

Semua tuduhan tersebut jelas-jelas mengandung unsur fitnah. Untuk itu, kita harus berani lawan HOAX. “ Ayo Lawan Fitnah dan informasi Hoax yang dapat menyesatkan masyarakat Indonesia”, tegasnya.

Adapun terkait semakin dekatnya hari pencoblosan (17 April), TGB menghimbau dan mangajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpancing dengan berita-berita Hoax. Karena Kontestasi Pilpres merupakan pesta demokrasi yang kita laksanakan setiap 5 tahun sekali.

Kontestasi politik jangan saling menghancurkan dan ajang saling fitnah karena kita adalah bersaudara dan satu rumah besar bernama Indonesia. Untuk itu, kita harus cermat, teliti dan jangan begitu saja langsung di share ke orang lain.

“Lakukan tabayun atau ceck and receck terlebih dahulu, karena semala tahun politik ini, cukup banyak berita bohong/ hoax yang sengaja diproduksi dan sebar melalui media sosial oleh pihak tertentu. Untuk kita harus berani melawan Hoax”, tegas TGB (husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.