Ramadan Datang, Abah Geyot Hadir Menemani Ngabuburit

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Setiap datangnya bulan suci Ramadan, Abah Geyot selalu hadir sebagai Ikon Ramadan di tempat-tempat keramian. Untuk Ramadan 1440 H kali ini, Abah Geyot hadir dan mangkal selama bulan Ramadan, yaitu di Taman Vanda depan Plaza Balai Kota Bandung.

Abah Geyot ternyata cukup banyak saudara kembarnya, hal terbukti Abah Geyot ada juga di Alun-alun Bandung depan Masjid Raya Jawa Barat; bahkan ada juga Abah Geyot di Depan Gedungsate- Teras Gasibu Bandung.

Abah Geyot merupakan patung laki-laki setinggi sekitar 3 meter yang bertubuh gemuk. Ia selalu mengenakan baju takwa dan berselendangkan sarung dan memakai peci hitam dengan memegang pentungan pemukul beduk.

Sampai hari ini belum ditemukan jejak digital kapan Abah Geyot menjadi Ikon Ramadan. Namun, diperkirakan Abah Geyot sudah menjadi Ikon Ramadan sejak tahun 1990-an.

Kenapa disebut Abah Geyot, karena patung Abah Geyot dirancang dan digerakan pinggulnya ke kanan-kiri persis sedang bergoyang. Goyangan patung Abah Geyot ini dalam bahasa Sunda disebut “ngageyot”. Selagi ngageyot, tangannya sambil seolah-olah sedang menabuh beduk raksasa. Abah Geyot digerakkan secara mekanis dengan mesin.

Menurut penuturan beberapa sesepuh Bandung, bahwa Abah Geyot mulai menemani warga Bandung yang sedang ngabuburit menunggul azan Magrib mulai muncul sejak jaman Walikota Ateng Wahyudi.

Kehadiran Abah Geyot selama Ramadan ternyata tidak hanya ada beberapa titik kota Bandung tetapi kini sudah ada beberapa dulikat Abah Geyot hadir dibeberapa kota di Jabar , seperti di Kab. Ciamis, Banjar, dan Tasikmalaya. Abah Geyot pun menjadi semakin melegenda di masyarakat Tatar Parahyangan.

Hingga kini, Abah Geyot selalu jadi primadona dan dirindu ketika Ramadan tiba. Banyak orang tua yang mengajak anak-anaknya untuk menyapa Abah Geyot sembari berselfi ria dengan latar belakang patung Abah Geyot. Sehingga tanpa disadari Abah Geyot telah mengisi kenangan warga Kota Bandung dari generasi ke generasi. (red).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.