Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Jadi Amirul Hajj, Wagub Uu Bersama Jama’ah Haji Jabar Akan Gelar Perayaan HUT RI di Misfalah-Mekkah

JABAR, Faktabandungraya.com,--- Puncak Musim Haji 2019 tanggal 11 Agustus, yang waktunya berdekatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 74. Untuk itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul yang ditunjuk sebagai delegasi Amirul Hajj bersama Kemenag Kanwil Jabar dan Jama’ah Haji asal Jabar akan menggelar Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 di wilayah Misfalah-Mekkah.

Wagub Uu R.Ulum mengatakan, kebetulan pada musim Haji 2019 ini, seluruh jama’ah Haji asal Jabar ditempat disatu wilyah yaitu Misfalah. Dan juga puncak haji pada 11 Agustus, sedangkan HUT RI 17 Agustus, sehingga seluruh rangkaian ibadah haji sudah selesai. Untuk itu, kita akan gelar Upacara HUT RI di Misfalah-Mekkah, Arab Saudi.

“Penempatan pemondakan Haji Jabar di satu wilayah yaitu Misfalah, tentunya mempermudah kita untuk melakukan silaturahmi, berkumpul dan membuat acara dalam satu kawasan”, kata Wagub Uu dalam acara JAPRI (Jabar Punya Informasi) di Gedungsate, Bandung, Kamis (18/7-2019).

Dikatakan, pihaknya bersama seluruh Jamaah asal Jabar selama di tanah suci akan mendoakan keselamatan bangsa dan negara. Bahkan pada upacara HUT RI ke 74 nanti, selain berdoa kita juga menggelorakan semangat kebangsaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Uu meminta doa kepada seluruh masyarakat Jabar agar dirinya bersama seluruh Jamaah Haji Indonesia, diberikan kelancaran dan kesehatan dalam menjalankan seluruh rangkain ibadah haji sampai pulang ke tanah Air.

Lebih lanjut Ia mengatakan, Pemdaprov Jabar akan berkoordinasi dengan Derektorat Pemberangkatan Haji dan Umrah Kemenag agar kuota Haji Jabar 2020 dapat ditambah.

Penambahan Kuota Haji bagi Jabar sangat penting, mengingat antrean calon Jamaah Haji dari Jabar massa tunggu hingga 20 tahun. Kalau daftar Haji tahun 2019 baru bisa berangkan 2039 mendatang. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban Pemprov Jabar untuk meminta tambahan kuota haji.

“Kita optimis kuota Haji Jabar tahun 2020 akan mendapat tambahan kuota, Hal ini karena saat ini tengah dilakukan penambahan hotel-hotel di Arafah untuk menampung para Jamaah haji dari berbagai negara yang diperkirakan setiap tahun semakin meningkat”, ujar Uu.

Sementara itu ditempat yang sama, Kabid Haji Kanwil Kemenag Jabar Ajam Mustajam, membenarkan bahwa antrean jamaah Haji Jabar mencapai 18 hingga 20 tahun mendatang. Untuk itu, pihaknya mendorong Pemdaprov Jabar untuk meminta tambahan kuota Haji ke dengan Derektorat Pemberangkatan Haji dan Umrah Kemenag.

Mengingat panjang antrean Haji, maka akan dibuat aturan pendaftaran haji di Jabar tasannya minimal usia 12 tahun. Dan bagi yang pernah Haji dan ingin kembali berhaji harus menunggu 10 tahun kemudian, baru boleh mendaftar lagi.

Wagub Uu mengatakan pemerintah pusat dan daerah senantiasa berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pembimbingan, perlindungan, kepastian kuota, pemberangkatan, penyelenggaraan hingga kepulangan jamaah haji.

Ajam juga mengatakan, bahwa Kanwil Kemenag Jabar telah memiliki delapan (8) inovasi terkait ibadah haji tahun ini, diantaranya ialah fast track, penomoran tenda di Arafah dan Mina, sistem laporan haji terpadu dan lainnya. Lebih lanjut dia mengatakan jumlah calon jemaah haji asal Jabar pada tahun ini sebanyak 39.513 jamaah. Seluruh jamaah Haji Jabar ditempatkan dalam satu wilayah yaitu Misfalah.

Selama di Mekkah, jamaah Haji disiapkan mobil Shalawat 24 jam untuk mendukung aktifitas Jamaah dari pemondokan ke Masjidil Haram. Bahkan mulai tahun ini, makanan yang disajikan sesuai dengan daerah (provinsi) masing-masing asal Jamaah, tandasnya. (husein).

Posting Komentar

0 Komentar