Iklim Peduli Lingkungan Dari Industri Cimahi Kearah Lebih Baik, Ini Buktinya

CIMAHI, faktabandungraya.com,--- Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat menyambut baik iklim perubahan ke arah lebih baik terhadap kelestarian lingkungan bagi para pelaku industri yang ada di Kota Cimahi. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri undangan berbeda dari dua perusahaan, yakni peresmian IPAL terbaru milik PT Sansan Saudaratex dan persemian Insenerator ramah lingkungan untuk warga RW 27, Kelurahan Cibeureum yang dibiayai PT Gucci Ratu Tekstil, pada hari Selasa (10/9/19).

Dalam peresmian IPAL terbaru PT Sansan Saudaratex Jaya, Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat mengatakan bahwa apa yang sudah dilakukan perusahaan ini bisa menjadi pendorong semangat bagi perusahaan lainnya. "Baik yang lagi membangun dari nol, maupun yang menambah kapasitas IPAL nya," ujar Dansektor 21.

"Sehingga, apa yang di cita-cita kan kita sdmua, apa yang diperintahkan perpres kepada satgas citarum harum segera terwujud ekosistem DAS citarum hidup (lestari-red) kembali seperti dulu," ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada manajemen PT Sansan Saudaratex atas upaya yang sudah dilakukan. "Mudah mudahan dengan adanya pembangunan IPAL ini, pengolahan limbah pt sansan tidak terkendala lagi, tetap dalam keadaan yang bagus, normal dan aman untuk dibuang ke DAS citarum," harapnya.

Karena setelah melakukan peninjauan di lokasi pengolahan limbah bersama pejabat Dinas LH Kota Cimahi dan media, hasil pengolahan limbah cair dari PT Sansan Saudaratex cukup baik. "Hasil dari pengolahan tadi kita lihat, ada ikan yang hidup, bening air nya, tadi dari dinas lh pak Eko mengambil sampel Ph nya normal. Saya pikir ini sudah bagus, sudah bisa dibuang ke sungai," tuturnya.

Di tempat yang sama, Hari Danubrata perwakilan Direksi PT Sansan Saudaratex Jaya mengatakan bahwa ini adalah bagian dari komitmen yang dilakukan perusahaan sejak setahun yang lalu dengan membangun IPAL sebagaimana mestinya, dan perusahaan akan mengikuti aturan yang langsung diturunkan oleh Presiden melalui Perpres No 15 Tahun 2018.

"Kedepannya akan kami jaga terus, misi kami mulai start recycle akhir, menjaga hasil keluaran (limbah) ke sungai tetap baik, dan menurunkan coz (biaya)," ungkapnya.

Untuk penambahan kapaitas IPAL dari 1000 Meter kubik menjadi 3000 meter kubik, menjadi hal yang positif bagi operasional pengolahan limbah. Namun dibutuhkan kelengkapan ijin dari terkait sebagai bentuk tertib administrasi.

"Kita sudah membangun, dan sekarang perijinan sedang kita atur dengan dinas lh. Kita ukl upl nya sedang memperbaharui, sedang on going," katanya.

"Untuk perijinan menurut saya tidak ada masalah, karena toh yang mau kita buat perijinannya sudah terbukti baik," sambungnya.

Dari kapasitas 3.000 meter kubik yang tersedia, saat ini perusahaan hanya mengolah limbah optimal sebanyak 2.200 meter kubik. "Dan kita memang ada spear, supaya sistemnya tidak terlalu berat," tutupnya.

Sementara, di lokasi peresmian dan serah terima Insenerator ramah lingkungan dari PT Gucci Ratu Tekstil kepada warga RW 27 Kelurahan Cibeureum, Cimahi Selatan. Dansektor berharap semua perusahaan yang ada di Kota Cimahi memberikan dana CSR untuk kelestarian lingkungan, seperti yang dilakukan PT Guccitex melalui insenerator guna pengolahan sampah rumah tangga di lingkungan warga.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa meski alat ini belum ideal karena belum mengantongi ijin dari Kementrian LH, tapi paling tidak hasil pengolahan insenerator ini lebih baik daripada pembakaran sampah secara langsung (konvensional).

Selain itu, untuk mengurai permasalahan sampah domestik (rumah tangga) warga, Dansektor 21 menginginkan setiap wilayah bisa mengolah sampah secara mandiri, "saya ingin kalo bisa setiap satu rw punya alat seperti ini, tiap rt punya kendaraan sampah, jadi pengelolaan sampah sudah habis di tingkat rw masing, masing," ungkapnya.

Selama masih bertugas menjadi Dansektor satgas Citarum, dirinya berjanji akan terus mendorong semua pihak untuk sama sama melestarikan lingkungan dari berbagai pencemaran yang ada. Dan juga mengingatkan kepada warga, untuk memelihara dan memanfaatkan alat pembakaran dan pengolahan sampah sebaik baiknya, "karena tidak ada alasan lagi untuk tidak peduli lingkungan, dan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengelola sampah. Karena selain bermanfaat bagi kebersihan lingkungan, jika pengolahan sampah dijalankan secara optimal ada nilai ekonomis yang bisa diambil dari sampah ketika pemilahan sampah dilakukan," pungkas Dansektor 21.

Penyerahan insenerator secara simbolis dihadiri langsung oleh Direksi dan manajemen PT Guccitex, pejabat Dinas LH Kota Cimahi, serta para pengurus tingkat RW dan RT wilayah Kelurahan Cibeureum, Cimahi selatan. (Cuy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.