| Ramadan Berbagi, Pokja PWI Kota Bandung bersama Kodim 618/BS Bandung bagi ratusan paket Takjil kepada masyarakat |
Awalnya kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri
oleh Wali Kota Bandung, M. Farhan. Namun karena agenda yang tidak dapat
ditinggalkan, ia menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir secara
langsung. Meski demikian, kegiatan tetap berlangsung hangat dan penuh
kebersamaan dengan kehadiran Komandan Kodim (Dandim) 0618/Bandung, Letkol Inf
Robil S, yang turut turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat.
Ketua Pokja PWI Kota Bandung, Zaenal Ihsan, mengaku
bersyukur kegiatan berbagi ini tetap berjalan lancar dan mendapat dukungan dari
berbagai pihak. Ia menilai kehadiran pimpinan wilayah, khususnya Dandim 0618,
menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam menebar kebaikan di bulan
Ramadan.
“Pokja PWI Kota Bandung merasa bahagia atas kehadiran
Pak Dandim dalam kegiatan PWI Berbagi kali ini. Tentu ini menjadi hal yang
patut diapresiasi karena menebar kebaikan adalah tanggung jawab bersama, terlebih
menghadirkan kepedulian dan sikap empati terhadap sesama di bulan suci
Ramadan,” ujar Ihsan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak
yang telah mendukung kegiatan tersebut, di antaranya bank bjb dan BAZNAS Jawa
Barat. Selain itu, dukungan juga datang dari Ketua DPRD Kota Bandung dan
Anggota DPRD Kota Bandung Juniarso Ridwan serta Sekretaris Jenderal PWI Jawa
Barat.
Terkait ketidakhadiran Wali Kota Bandung, Ihsan menjelaskan bahwa Farhan telah menyampaikan permohonan maaf melalui sambungan telepon. Saat itu, sekitar pukul 16.45 WIB, Wali Kota masih berada di Jakarta dan terjebak kemacetan di kawasan Halim. Setelah tiba di Bandung, ia harus mendampingi kunjungan Sinta Nurwahid, istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang sedang berada di Kota Bandung.
![]() |
| Ngobrol santai Dandim 0618/BS Bandung bersama pokja PWI Kota Bandung sebelum berbagi takjil |
Sementara itu, Dandim 0618/Bandung Letkol Inf Robil S
memberikan apresiasi atas konsistensi para jurnalis dalam menggelar kegiatan
sosial selama Ramadan. Ia menilai wartawan tidak hanya berperan dalam
menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam perjalanan
sejarah bangsa.
Ia mengingatkan peran penting jurnalis sejak masa
perjuangan kemerdekaan, salah satunya melalui karya dokumentasi Mendur
bersaudara dari Indonesia Press Photo Service (IPPHOS) yang berhasil
mengabadikan berbagai momen penting perjuangan bangsa.
“Kalau dulu tidak ada Mendur bersaudara, mungkin kita
tidak bisa melihat dokumentasi foto-foto perjuangan kemerdekaan. Wartawan
memiliki peran penting dalam mengabadikan sejarah,” ungkapnya.
Menurutnya, peran media juga sangat penting bagi
institusi keamanan seperti TNI dan Polri dalam menyampaikan berbagai kegiatan
dan program kepada masyarakat.
“Tanpa bantuan rekan-rekan media, kami tidak bisa
mencapai hasil yang maksimal. Karena itu sinergi antara TNI dan insan pers
sangat penting untuk terus dijaga,” katanya.
Ia berharap hubungan baik antara aparat keamanan dan
insan media dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang membangun
kebersamaan.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kegiatan terasa
semakin hangat. Para wartawan bersama Dandim 0618 membagikan takjil kepada para
pengendara yang melintas, sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat.
Dalam suasana santai, Letkol Robil juga sempat
melontarkan candaan ringan kepada para jurnalis terkait rencana pertemuan
selanjutnya.
“Ke depan kita bisa saling berbincang, bertukar
pikiran. Ngopi-ngopi santai nanti kalau sudah tidak puasa lagi. Kalau sekarang
mah enggak boleh, takut batal,” kelakarnya yang disambut tawa para hadirin.
.jpeg)