KM Summit ke 3/2019, Prof Jann Hidajat : Tingkatkan SDM Dengan Knowledge Management (KM)

BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- President of Knowledge Management Society Indonesia (KMSI) Prof. Jann Hidajat Tjakraatmadja mengatakan, dalam rangka mendukung percepatan pembangunan khusus di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Maju, KMSI siap membantu pemerintah dalam meningkatkan SDM.

Menurut Prof Jann Hidajat, penerapan Knowledge Management (KM), Indonesia sudah ketinggalan dari beberapa negara seperti Singapura dan Malaysia. Padahal pemerintah Indonesia sebenarnya sudah lama paham. Program reformasi birokrasi sudah dicangkan 5 tahun lalu tetapi kelihatannya mereka stagnan, tidak begitu banyak ya.

“Nah mungkin mereka perlu dibantu oleh kita, Asosiasi dan dari Perguruan Tinggi sehingga dengan kerja sama yang tepat ini mudah-mudahan KM bisa cepat berkembang di Indonesia”, kata President of Society Indonesia Prof. Jann Hidajat Tjakraatmadja,kepada wartawan di sela sela acara Knowledge Management (KM) Summit III tahun 2019, di hotel Hilton Bandung. Selasa (5/11/2019).

Knowledge Management Society Indonesia (KMSI) mengadakan Knowledge Management (KM) Summit di tahun 2019.ini. dengan mengusung tema “Innovative Learning To Re Use Knowledge Asset In Corporation and Public Services at Society 5.0 Era”.

Mengenai Tema pertemuan ini sendiri, Jann Hidajat mengatakan, tema yang kita angkat ini cukup penting mengingat saat ini telah terjadinya evolusi dan revolusi manajemen pengetahuan dan proses pembelajaran, melalui penggunaan media game-digitalisasi,” katanya.

Jann juga mengakui bahwa Implementasi manajemen pengetahuan di suatu organisasi akan membawa banyak manfaat yang berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan performansi dan daya saing. “Peran teknologi digital pada saat ini dan kedepannya akan sangat berkontribusi secara signifikan bagi setiap insan dalam organisasi tersebut” tegasnya.

Banyak perusahaan yang telah menjalankan KM, tetapi lupa menggunakan kembali pengetahuan untuk kebutuhan bisnis maupun organisasinya. Melalui serangkaian sesi panel dan workshop, peserta akan mendapatkan jawaban terhadap permasalahan tersebut.

"Peran teknologi digital pada saat ini dan kedepannya akan sangat berkontribusi secara signifikan bagi setiap insan dalam organisasi tersebut" tegasnya.

Lebih lanjut, Jann mengatakan, jika suatu organisasi tidak dapat menanggapi secara arif dan bijaksana tentang perkembangan teknologi digital yang begitu cepat ini, maka hal ini akan berbalik menjadi suatu ancaman serius. Oleh karenanya, tegas Prof. Jann, dalam KM Summit 2019 ini diharapkan dapat memberikan suatu wadah bersama dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman agar didapatkan strategi dan inovasi yang efektif dan efisien.

Menurut Forbes. 90% dari semua startup berakhir dengan kegagalan. Satu-satunya solusi bagi startup untuk bertahan hidup adalah untuk itu belajar lebih cepat daripada siapapun di pasar, sehingga bisnis harus menjadi organisasi pembelajaran. Disinilah Knowledge Management menjadi bagian penting dari bisnis. Proses manajemen pengetahuan yang efektif memungkinkan perusahaan untuk mendokumentasikan pengetahuan yang mereka kumpulkan sehingga dapat digunakan kembali dan ditingkatkan.

"Banyak perusahaan yang telah menjalankan KM, tetapi lupa menggunakan kembali pengetahuan untuk kebutuhan bisnis maupun organisasinya. Melalui serangkaian sesi panel dan workshop, peserta akan mendapatkan jawaban terhadap permasalahan tersebut.” ujar Jann.

Prof. Jann menambahkan, dalam kegiatan ini akan diundang praktisi dan akademisi di bidang KM dan Innovative Learning untuk bersama-sama mempersiapkan Modal Insani Indonesia menghadapi Era Industri 4.0 dan Era Society 5.0.

Salah satu inovasi yang akan dibahas dalam forum ini adalah penggunaan gamifikasi sebagai salah satu inovasi dalam pembelajaran.

Sesi awal Keynote Speech disampaikan oleh Founder & Creative Director Learning Games Network USA, Scot Osterweil. Selain Scot Osterweil, beberapa pembicara yang hadir dalam acara ini berasal dari dalam dan luar negeri seperti, Annisrul Waqie (Vice President Quality, System, and Knowledge Management dari Pertamina), Agung Wicaksono (Direktur Utama Transjakarta), Lenny Aziz (Co-Founder SKOR), Seratin D. Talisayon (APO KM Expert Philippines), dan masih banyak pembicara berkompeten lainnya.

Peserta yang hadir dalam acara ini datang dari berbagai elemen, yaitu praktisi dan akademisi di bidang KM dan Innovative Learning. Acara ini terdiri dari Seminar dan Workshop yang dibagi menjadi beberapa Panel serta Workshop Parallel. (sein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.