Bantu Kebutuhan Darah PMI, Pangdam Bersama Prajurit Dan PNS Kodam III/Siliwangi: Donorkan Darahnya

BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Stock darah di PMI menipis, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, bersama Prajurit dan PNS Kodam III/Siliwangi beramai-ramai mendonorkan darahnya untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi PMI yang diselenggarakan di Aula Manunggal Denmadam III/Siliwangi Jalan Kalimantan No. 14 Kota Bandung, Jum'at (3/4/2020).

Pangdam III/Siliwangi telah mengeluarkan surat telegram dalam rangka membantu untuk memenuhi kebutuhan darah PMI maka satuan dijajaran Kodam III/Siliwangi agar melakukan donor darah diwilayahnya masing-masing, sehingga Palang Merah Indonesia (PMI) dapat terbantu dalam memenuhi stok kebutuhan darah. Hal ini, mengingat stok darah di PMI sudah menipis dan kebutuhan akan darah tinggi.

Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf FX. Sri Wellyanto Kasih mengatakan," melalui surat telegram yang dikirim kesatuan bawah, satuan jajaran Kodam III/Siliwangi beramai-ramai melakukan donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di PMI ".

Dikatakan Kapendam III/Siliwangi, kegiatan donor darah ini, bukan untuk hari ini saja, minggu depan juga masih dilakukan donor darah. Kita berupaya untuk memberikan dan melakukan yang terbaik, walau kita tidak bisa terjun langsung membantu merawat pasien yang terpapar Virus Corona, tapi kita bisa membantu melalui cara lain yaitu dengan mendonorkan darah sebagai ungkapan simpati serta partisipasi kita untuk mendukung tugas Tim Kesehatan dilapangan, ujarnya.

Dalam kegiatan donor darah tersebut, salain Pangdam III/Siliwangi dan Kasdam III/Siliwangi terdapat beberapa pejabat Kodam III/Siliwangi yang turut mendonorkan darahnya diantaranya, Asrendam III/Siliwangi dan pejabat utama Kodam III/Siliwangi lainnya.

Sebelum dilaksanakan donor darah, prajurit dan PNS yang akan melakukan donor darah terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan sehingga yang melakukan donor darah tersebut benar-benar sehat dan tidak dalam kondisi sakit.

" Hal ini dilakukan agar darah yang didapat dari pendonor benar-benar sehat, darah tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan darah di PMI dimasing-masing wilayah dan untuk membantu dalam mengatasi kebutuhan darah bagi pasien yang terpapar Virus Corona (Covid-19)," tandas Kapendam (pendam/red).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.