Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Komisi I DPRD Jabar Terima 21 Nama Balon Anggota KPID Jabar Dari Timsel

BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Komisi I DPRD Jawa Barat menerima berkas ke 21 nama bakal calon (balon) anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dari Tim Seleksi (Timsel).

Ke 21 nama balon tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Timsel KPID Jabar Dr. Dadang Rahmat Hidayat kepada Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman di Gedung DPRD Jabar, jalan Diponegoro No 27 Bandung, Selasa (1/9-2020).

Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman mengapresiasi, Timsel KPID Provinsi Jabar yang telah berusaha dengan keras melakukan tahapan-tahapan seleksi. Bedi menilai Timsel KPID Jabar sudah melakukan kerja keras dalam melakukan tugasnya di tengah pandemi Covid-19.

"Kami mengapresiasi kerja timsel yang telah lama bekerja dalam proses seleksi ini, dan dalam perjalannya sempat terintrupsi oleh pandemi covid-19"ungkap Bedi.

Bedi menambahkan, setelah pihaknya menerima 21 nama bakal calon anggota KPID Provinsi Jabar akan mengumkankan nama-nama tersebut kepada publik melalui media massa. Selanjutnya Bedi menyebut, 21 bakal calon tersebut akan dilakukan uji publik yang akan berlangsung selama 10 hari kerja.

"Setelah kami menerima informasi dari publik mengenai ke 21 orang tersebut, kami akan melanjutnya kepada tahap fit and proper test hingga terpilih 7 orang komisioner KPID Provinsi Jawa Barat periode 2020-2023"katanya.

"Kami akan segera menjadwalkan fit and proper test karena kami harus mempersiapkan prosesnya dengan memperhatikan protokol kesehatan" ucap Bedi menambahkan.

Sementara itu Ketua Timsel KPID Provinsi Jawa Barat periode 2020-2023 Dr. Dadang Rahmat Hidayat menjelaskan, sebanyak 122 pelamar yang berjuang dalam seleksi Anggota KPID. "Kemudian kami ranking menjadi 42 besar setelah mengikuti tahapan psikotest dan uji kompetensi.

Kemudian kami gabungkan kembali dengan hasil wawancara timsel sehingga menghasilkan 21 besar, ujar Dadang.

Berlangsung ditengah pandemi covid-19 Dadang menyebut, pihaknya melakukan berbagai cara dan inovasi agar pelaksanaan seleksi dapat dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Sehingga beberapa tahapan seleksi dilakukan secara daring atau online dengan tidak mengurangi kualitas seleksi.

"Semoga ini yang terbaik bagi Jawa Barat dengan hadirnya calon-calon Anggota KPID Jawa Barat periode 2020-2023" pungkasnya. (hms/sein).

Posting Komentar

0 Komentar