Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Komisi II DPRD Jabar : Potensi Pertanian Kab.Brebes Dapat Dikembangkan di Jabar

BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Kabupaten Brebes merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki potensi pertanian yang dapat dikembangkan dan diterapkan di wilayah provinsi Jawa Barat.

Untuk memperoleh data dan informasi bidang pertanian apa saja yang dapat dikembangkan di provinsi Jabar, maka Komisi II DPRD Jawa Barat melakukan rangkaian kerja ke Kabupaten Brebes.

Kabag Humas DPRD Provinsi Jawa Barat, H Yedi Sunardi,SE,MM membenarkan bahwa, pada Selasa (8/9-2020) kemarin, Komisi II telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes- Jateng. Tujuan kenker tersebut, untuk memperoleh data dan informasi bidang pertanian yang dapat dikembangkan di provinsi Jabar.

Hasil kunker rombongan Komisi II DPRD Jabar yang dipimpin langsung Ketua Komisi II Rahmat  Hidayat Djati, S.Ip  tersebut, potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Brebes ternyata dapat dikembangkan dan diterapkan di pertanian di wilayah Jabar, ujar Yedi kepada wartawan saat di hubungi, Rabu (9/9-2020).

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Hendar Darsono mengatakan kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk mempelajari tentang pertanian di Kabupaten Brebes, dimana kabupaten yang terletak di Jawa Tengah tersebut dikenal sebagai daerah penghasil bawang merah.

Tujuannya kungker Komisi II ini, untuk mempelajari tentang pertanian khususnya pertanian bawang merah. Karena Kabupaten Brebes menjadi Sentra bawang merah di Nasional, kata Hendar.

Hasil dari kunjungan nantinya, pihaknya akan mengkaji lebih dalam untuk selanjutnya mendorong Pemprov Jabar agar bisa menerapkan di daerah Jawa Barat.

Kemudian, agar bisa dikembangkan kedepannya, sehingga komoditas bawang merah ini bisa menjadi alternatif pertanian di Jawa Barat.

“Ya kita pelajari, apakah nantinya komoditas bawang merah ini bisa dikembangkan di Jawa Barat, kita akan cari wilayah yang bisa mengembangkan bawang merah ini, “tambahnya. (dbs/red).

Posting Komentar

0 Komentar